News Update :

PA Kutuk Penggranat Di Banda, Polda Lemah Tapi Banyak Bicara

Jumat, 02 Desember 2011



Banda Aceh | Acehtraffic.com – Kader Partai Aceh [PA] Suadi Sulaiman mengutuk peristiwa penggranatan “Seuramo” kantor tim sukses pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan, karena hal tersebut bisa merusak perdamaian di daerah itu. “Kami mengutuk setiap tindakan dan cara-cara anarkisme dalam berpolitik,” tegasnya di Banda Aceh, Kamis [1/12].

Seuramoh Irwandi-Muhyan dilempar granat oleh orang tak dikenal pada Rabu [30/11] malam pukul 23.55 WIB yang mengakibatkan rumah yang terletak di Jln Teuku Daud Beureeh tersebut mengalami kerusakan ringan yakni retak pada dinding bagian depan dan kaca jendela pecah.

Menurut Suadi, peristiwa tersebut merupakan tindakan orang-orang yang tidak senang dan menginginkan tetap terwujudnya keberlangsungan perdamaian di Aceh. “Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat Aceh untuk mengedepankan logika dan akal sehat dengan tidak mudah terpancing dengan isu bahwa perbuatan ini seolah-olah dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, apalagi kemudian sampai menunjuk bahwa PA berada dibalik semua ini,” tuturnya.

Dijelaskannya, bagaimanapun Irwandi Yusuf adalah putra dan orang Aceh yang juga memiliki semangat yang sama, yakni semangat untuk tetap menjaga perdamaian yang baru berumur enam tahun ini. “Tidak ada suatu hal pun yang dapat membenarkan tindakan itu, apalagi tindakan itu mengganggu kandidat pasangan Gubernur Aceh,” tukasnya.

Untuk itu, Suadi Sulaiman yang juga merupakan anggota DPRK Pidie ini meminta kepada aparatur penegak hukum dalam hal ini Kepolisiian Daerah Aceh untuk dapat benar-benar mengusut dan menyelidiki serta mengungkap pelaku dibalik teror politik ini.

“Kami percaya kepada Polri bahwa hal ini dapat diungkapkan kebenarannya agar tidak menimbulkan fitnah, praduga dan prasangka tentang siapa pelaku dan dalang dibalik peristiwa itu,” pungkasnya. 

Sementara itu, KAMMI Aceh mendesak polisi agar mampu mengungkap pelaku dan motif teror granat yang terjadi di Banda Aceh sepekan terakhir. Desakan ini disampaikan Ketua KAMMI Aceh Muhammad Muaz Munawar seperti dilansir harian aceh.

“KAMMI mendesak pihak kepolisian segera melakukan penyelesaian kasus teror bom ini, untuk memberi rasa aman pada masyarakat, khususnya Banda Aceh,” kata Muaz.

Muaz juga mengatakan, KAMMI mengutuk pihak yang mendalangi aksi pelemparan granat yang terjadi malam ini di jln T nyak Arief Lamprit yang mengakibatkan korban masyarakat.

Dia juga menyesalkan pernyataan Kapolda Aceh yang menyebutkan kasus bom ini merupakan keriminal murni. Menurutnya, kasus ini jelas efek dari suhu politik Aceh yang sedang memanas. Itulah sebabnya, kepolisian harus menghentikan segera tindakan teror ini, karena jika berlarut-larut akan mengakibat terganggunya perdamaian Aceh.| AT | HA
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016