Takengon | Acehtraffic.com - Lembaga Bantuan
Hukum [LBH] Banda Aceh Pos Takengon mengadakan acara Coffe Morning dengan
Aparat penegak Hukum [APH] bersama masyarakat. Tujuan diselengarakan acara ini
adalah untuk menjalin silaturahmi dengan aparat penegak hukum. Sabtu [10/12].
Acara tersebut
dilaksanakan pada hari kamis [8/12], pada pukul 09.30 s/d 11.30 Wib, bertempat
di WAPRES CAFEE Kota Takengon.
Yang menjadi narasumber
dalam acara ini adalah: Bapak Kapolres Aceh Tengah yang di wakili oleh Bapak
Bripka. T Buchari, dari Kejaksaan Negeri Takengon diwakili oleh Ibu Fitriana SH,dan
Ketua Pengadilan Negeri Takengon, Bapak Firza Andriansyah, SH.
Bripka T. Bukhari dalam tanggapannya menyatakan “transparansi
penyelidikan dan penyidikan dikepolisian
merupakan gerbang awal dalam penanganan suatu tindak pidana sesuai dengan
undnag-undang kepolisian, dimana salah satu bentuk transparansi tersebut adalah
diberikannya surat pemberitauhan perkembangan hasil pelaporan [SP2HP] kepada
pelapor setiap tindak pidana”. Ujarnya
Sementara itu ketua Pengadilan Negeri Takengon bapak Firza
Ardiansyah, SH mengatakan: “kami dari pengadilan sangat memandang positif
kegiatan ini, dan sangat berkeinginan memberikan keterbukaan kepada public
untuk mewujudkan peradilan yang bersih dan transparan” Ucapnya
Beliau menambahkan “Untuk memberikan pemahaman kepada
masyarakat agar dalam melihat sutua amar putusan tersebut tidak
sepotong-sepotong, karena sebuah putusan sebenarnya yang ,menjadi mahkota
putusan adalah pertimbangan hakim, sehingga dalam pertimbangan tersebut
menjelaskan latar belakang hakim dalam memutus suatu perkara”.
Kemudian dari kejaksaan Negeri takengonn Fitriana, SH,
mengatakan:”kami meminta kepada Lembaga Bantuan Hukum [LBH] untuk terus
mengadakan lagi program seperti ini, dengan harapan untuk mewujudkan perbaikan
dalam proses penegakan hukum”. Tegasnya.
Sementara itu, Koordinator LBH Banda Aceh Pos Takengon
melalui siaran persnya kepada www.acehtraffic.com
mengatakan “Kami berharap dengan adanya acara ini
masyarakat mendapatkan pemahaman dan dapat berpartisipasi dalam mewujudkan
proses penegakan hukum khususnya pengadilan untuk lebih transparan dan bersih,
demi hukum yang lebih berwibawa”. Ujar Zulfa Zainuddin, S.HI.
Acara yang bertemakan ”Mendorong Partisipasi
Publik untuk terwujudnya Peradilan yang bersih dan Transparan” ini, dihadiri
oleh: masyarakat, ativis mahasiswa, praktisi hukum dan wartawan.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar