News Update :

Indonesia Pengekspor Demokrasi

Rabu, 07 Desember 2011



Nusa Dua | Acehtraffic.com – Meski menjadi tuan rumah forum demokrasi internasional di Bali, tidak menjadikan Indonesia sebagai pengekspor demokrasi. Indonesia justru hanya ingin berbagi pengalaman mengenai demokrasi.

“Saya nggak bilang mengekspor. Indonesia dengan rendah hati ingin berbagai memberikan pengalaman. Indonesia pendekatannya dengan rendah hati dan sederhana. Indonesia tidak ingin menggurui,” jelas Profesor.Azyumardi Azra di Lokakarya Bali Democracy Forum [BDF] IV, di Nusa Dua, Bali, Rabu [7/12].

Menurutnya, Indonesia dapat memegang peranan penting di BDF kali ini. Posisi Indonesia dinilai sangat strategis, karena Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

Selain itu, sikap moderat Indonesia secara inklusif dan persuasive dapat mendorong terjadinya demokrasi di negara yang belum demokratis. Indonesia pun dinilai memiliki bobot untuk memainkan peran tersebut. Meski dihadiri oleh negara-negara yang menginginkan demokrasi, BDF tidak bisa mengikat secara hokum, karena forum ini
sifatnya sukarela.

“Ya, saya kira karena forum ini sifatnya sukarela, saya kira tidak bisa secara hukum mengikat.karena pada prinsipnya Indonesia tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara lain,” jelasnya.

BDF ini diharapkan bisa menjadi forum tukar menukar pemikiran, dan juga saling mengetahui pengalaman-pengalaman terbaik dalam menumbuhkan. | AT | OK
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016