News Update :

FKMA Mendesak Negara untuk Mengusut Kasus Mesuji Sampai Tuntas

Jumat, 23 Desember 2011

Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Sejumlah massa yang tergabung dalami Forum Komunikasi Mahasiswa Aceh [FKMA] melakukan aksi unjuk rasa terkait kasus pembantaian yang terjadi di Mesuji. Jumat [23/12].

Aksi tersebut dilaksanakan di Simpang Jam Kota Lhokseumawe, pada pukul 10:15 Wib,Para mahasiswa tersebut menuntut agar pemerintah bertanggung jawab atas kasus pembantaian itu.
Dalam orasinya, Koordinator aksi mengatakan “Betapa tragisnya tragedi berdarah yang terjadi di Mesuji, sebelumnya investigasi Komnas Ham, ditemukan tujuh orang tewas di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan”. Ujar Agus Pratama.

Agus juga menambahkan “ Sedangkan Bentrok di Lahan PT. Silva Inhutani di Desa Pelita jaya dan Kawasan Pekat Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji , Lampung menewaskan seorang petani”. Tambah Agus.

Dalam aksi tersebut mendpatkan pengawalan ketat oleh Kepolisian dari polres Lhokseumawe dan juga dipantau oleh aparat TNI yang berseragam lengkap. Dalam aksi tersebut juga hadir intel dari Kodim setempat.

Sebelum mengakhiri aksinya, Koordinator aksi membacakan pernyataan sikap, yaitu: Meminta Negera bertanggung jawab atas tragedy berdarah di Mesuji Lampung dan Sumatera Selatan; Mendesak pemerintah segera mengusut tuntas peristiwa berdarah di Mesuji lampung dan sumetera selatan dan menghukum pihak-pihak yang terlibat; meminta Negara mencabut ijin perusahaan yang diduga terlibat dalam peristiwa berdarah di Mesuji lampung dan sumatera selatan; meminta kepada Pemerintah Aceh untuk mengevaluasi dan mencabut seluruh HGU perusahaan yang teridentifikasi mencipta kejanggalan, pelanggarabn dan memicu konflik pertanahan.

Setelah membacakan pernyataan sikap, kemudian aksi pun selesai dan para peserta aksi unjuk rasa membubarkan diri  pada pukul 11.30 Wib.| AT | FI | 

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016