
Aceh Utara | Acehtraffic - Langkanya pupuk di wilayah Sawang Aceh Utara membuat para petani di 29 Gampong itu jengkel. Tidak adanya pasokan pupuk diwilayah tersebut tanaman padi diwilayah ini kelihatan lemah dan menguning. Sabtu [17/12].
Kabar yang diterima oleh para petani melalui salah satu supir yang mengangkut pupuk, pupuk telah dijual kemedan sehingga tidak ada lagi pasokan pupuk. Mendapatkan kabar tersebut, para petani berencana membeli pupuk langsung ke pabrik PT PIM [Pupuk Iskandar Muda] karena pasokan didistributor telah ludes dijual kewilayah lain.
Berdasarkan hasil wawancara kami terhadap pihak PT PIM beberapa waktu yang lalu, Humas PIM mengatakan bahwa pupuk telah didistribusikan keseluruh wilayah termasuk Sawang yang notabene berada dekat dengan pabrik pupuk tersebut.

Pihak Humas juga mengatakan ada kemungkinan para distributor yang nakal, namun kemungkinan kecil untuk dijual keperusahaan lain karena pupuk subsidi memiliki perbedaan warna dengan pupuk non subsidi. Untuk pupuk yang bersubsidi berwarna Pink sementara pupuk non bersubsidi berwarna putih.
Namun, ketika Reporter Acehtraffic melakukan investigasi kebeberapa wilayah serta berdasarkan hasil penuturan dari para supir truk yang mengangkut pupuk mereka mengatakan pupuk menjadi langka dikarenakan adanya kongkalikong antara distributor dengan pemenang tender jasa pengangkutan.
Pupuk bersubsidi tersebut akan didistribusikan keseluruh wilayah Sumatera namun yang terjadi dilapangan pupuk tersebut tidak sampai ketangan petani melainkan tersangkut disalah satu perusahaan yang berada diwilayah sumatera bagian utara meskipun pupuk subsidi tersebut diberi warna pink sekalipun pihak perusahaan ini tetap menampungnya untuk keperluan kebun milik perusahaan tersebut, dengan harga yang lebih murah tentunya daripada membeli pupuk yang nonsubsidi. | AT | HR | YD |
