News Update :

Bukit Lawang, Tempat Sejuta Pesona

Minggu, 04 Desember 2011

Acehtraffic.com - Ingin menikmati wisata air tapi bosan dengan pantai dan laut? Atau ingin berpetualang sambil berinteraksi dengan orang utan? Bukit lawang dapat menjadi pilihannya. Tempat wisata ini menyajikan banyak hal yang dapat memikat hati para wisatawan.

Suasana  yang disajikan bukan laut atau pantai seperti kebanyakan tempat wisata air lainnya. Melainkan sungai lengkap dengan bebatuannya yang besar-besar. Pepohonan rindang yang tumbuh disepanjang bibir sungai menambah kesejukan area ini.

Bukit lawang adalah salah satu objek wisata di Sumatera Utara yang cukup terkenal dan banyak diminati turis lokal maupun manca negara. Terletak sekitar 68 KM dari kota Medan. Tepatnya di Kecamatan Bahorok, Langkat. Meski letaknya cukup jauh dari pusat kota, namun Bukit lawang tidak sulit dijangkau.

Dengan menggunakan bus umum jurusan Bukit Lawang yang berpusat di terminal Pinang Baris, Anda sudah dapat menuju kawasan wisata ini. Wisatawan cukup mengeluarkan ongkos  sebelas ribu rupiah per orang. Perjalanan ditempuh kurang lebih 3 jam.

Perjalanan yang memakan waktu lama dan cukup melelahkan tersebut akan segera terbayar oleh indahnya pesona yang ditawarkan. Mulai dari safari hingga wisata ekstrim tersedia di tempat ini.
Objek wisata yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser ini juga terdapat daerah konservasi  Orang Utan. Jika ingin berinteraksi langsung atau hanya sekadar foto bersama dengan orang utan, wisatawan harus datang ke lokasi konservasi pada pukul tiga sore, karena pada saat itulah para orang utan diberi makan, dan pada saat itu pula orang utan dibiarkan berkeliaran dan berinteraksi dengan pengunjung.

Daerah konservasi ini bukan hanya kerap dikunjungi wisatawan yang ingin berlibur, tapi para peneliti yang melakukan penelitian terhadap orang utan. Tentu saja sambil menikmati suasana tempat ini.

Arung Jeram Ala Bukit Lawang
Bagi wisatawan yang suka dengan tantangan untuk menguji adrenalin, di tempat ini disediakan  olahraga arung jeram. Namun uniknya arung jeram ditempat ini tidak menggunakan perahu karet seperti pada umumnya. Melainkan beberapa buah ban yang dirangkai berderet sehingga membentuk kendaraan yang mirip perahu. Banyak yang menyebutnya arung jeram ala Bukit lawang. Dengan merogoh kocek sebesar 150 ribu rupiah untuk sekali melintas, wisatawan sudah dapat memboyong  keluarganya untuk dapat menikmati permainan ini bersama-sama.

Salah Satu Objek Wisata Dunia
Pada tahun 1990-an tingkat kunjungan wisatawan asing di Bukit lawang rata-rata mencapai dua puluh ribu orang setiap tahunnya. Terutama wisatawan dari Eropa. Saat itulah Bukit lawang menjadi salah satu objek wisata dunia. Namun pada 2003, banjir bandang memporak-poranda kan surga dunia ini dan menelan ratusan korban jiwa.

Setahun kemudian pemerintah daerah membangun kembali kawasan wisata ini, dan wisatawan asing pun sudah banyak yang kembali menghabiskan liburannya di sini. Jessica misalnya, wisatawan asal Perancis ini ingin mengaku senagn dengan tempat ini. “Saya akan menghabiskan waktu selama enam bulan di sini,” ungkapnya.

Tak hanya wisatawan asing, wisatawan lokal pun tak kalah ramainya berkunjung ke tempat ini. Jaka salah satunya. “Setiap liburan sering ke sini. Biasanya sih tahun baru,” jelasnya. Tak hanya sendiri, Jaka juga kerap membawa keluarganya. “Sukanya ramai-ramai kesini bareng keluarga,” tambahnya lagi.| AT | SU |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016