
Surabaya | Acehtraffic.com - Surabaya, kota kedua di
Indonesia ini, kini dilanda kenaikan suhu ekstrem. Bahkan, suhu kota Pahlawan
ini mencapai 24 hingga 34 derajat celcius dan kecepatan angin 05-30 km per jam
dengan kelembaban 47 hingga 93 persen. Alhasil Surabaya kini menjadi kota terpanas
di Indonesia.
Rofik Irvanmansyah, prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika [BMKG] Juanda kepada Rakyat Merdeka Online mengatakan, cuaca panas ini terjadi karena radiasi balik dari matahari yang tidak bisa keluar.
Meski saat ini cuaca di Surabaya mengalami hujan ringan, tetapi suhu udara di Kota
Pahlawan akan sangat panas untuk beberapa minggu ke depan, khususnya
di malam hari.
“Malam hari, Surabaya akan panas sekali. Itu terjadi akibat radiasi balik dari matahari yang tidak bisa keluar. Sehingga, cuaca di malam hari menjadi hangat (panas),” lanjut Rofik.
BMKG Juanda juga memprediksi, hujan lebat di Surabaya dan wilayah Jawa Timur diperkirakan akan terjadi pada akhir bulan Desember.| AT | RE |
Rofik Irvanmansyah, prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika [BMKG] Juanda kepada Rakyat Merdeka Online mengatakan, cuaca panas ini terjadi karena radiasi balik dari matahari yang tidak bisa keluar.
Meski saat ini cuaca di Surabaya mengalami hujan ringan, tetapi suhu udara di Kota
Pahlawan akan sangat panas untuk beberapa minggu ke depan, khususnya
di malam hari.
“Malam hari, Surabaya akan panas sekali. Itu terjadi akibat radiasi balik dari matahari yang tidak bisa keluar. Sehingga, cuaca di malam hari menjadi hangat (panas),” lanjut Rofik.
BMKG Juanda juga memprediksi, hujan lebat di Surabaya dan wilayah Jawa Timur diperkirakan akan terjadi pada akhir bulan Desember.| AT | RE |

0 komentar:
Posting Komentar