News Update :

Sabang, Surga Kecil di Ujung Barat Indonesia

Minggu, 27 November 2011

Acehtraffic.com - Sabang merupakan kota terbesar di Pulau Weh. Pulau kecil ini terletak  di ujung barat Indonesia dengan luas wilayah 156,3 km². Perjalanan mencapai Sabang ditempuh kurang lebih dua jam dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh dengan menggunakan kapal feri lambat. Ongkosnya hanya Rp 18 ribu. Selain kapal feri lambat, juga ada yang cepat. Kita hanya membutuhkan waktu 45 menit ke sana dengan membayar ongkos Rp 60 ribu.

Banyak objek wisata yang dapat dikunjungi di sana. Salah satunya adalah Pantai Iboih, yaitu pantai dengan pasir putih serta laut yang berwarna biru kehijauan, yang terletak sekitar 22 KM dari pusat kota. Tak perlu bersusah payah harus diving untuk menikmati keindahan bawah lautnya, karena hanya dengan berenang di kedalaman kurang dari satu meter, kita akan menemukan terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang berenang di sekitarnya.

Sempatkan juga untuk  menyeberang ke Pulau Rubiah, sebuah pulau kecil diseberang Pulau Weh dengan pasir putih serta air biru bening. Untuk mencapai Pulau Rubiah, kita dapat menyewa kapal kecil dengan tarif Rp 150 ribu. Pulau yang memiliki luas hanya 2.600 hektar ini memiliki  taman laut yang begitu indah. Mata akan dimanjakan oleh beraneka macam koral serta ikan-ikan karang, seperti ikan kepe-kepe yang pastinya akan menambah kekaguman kita pada bumi Indonesia. Pastikan juga kita tidak menginjak apalagi merusak terumbu karang selama kita berenang karena perairannya yang cukup dangkal.

Perjalanan ke Sabang tidak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke Titik Nol. Di sana didirikan tugu Titik Nol, yaitu tempat diukurnya Nol kilometer wilayah Indonesia. Perjalanan menuju Titik Nol akan melewati hutan tropis yang lebat. Jangan lupa menyiapkan penganan seperti pisang atau kacang, karena sembari lewat kita bisa memberi makan monyet yang banyak berkeliaran di sana. Tugu Titik Nol terletak sekitar 28 KM dari pusat kota Sabang. 

Sayang, kondisi tugu kurang terawat. Banyak sampah yang berserakan di sekitar tugu. Dinding cat terkelupas dan atapnya juga mulai rusak. Ditambah lagi banyak pengunjung yang meninggalkan coretan  nama mereka dengan menggunakan cat di sekeliling tugu, yang tentunya merusak keindahan.

Berjalan kearah kota, jangan lupa mengunjungi Pantai Kasih. Aktivitas yang dapat dilakukan di sana adalah menikmati matahari terbenam sambil mencicipi hidangan seafood khas Sabang, seperti sate gurita. Selain objek wisata di atas, masih banyak objek wisata lainnya yang juga patut dikunjungi, seperti Sabang Hill, Air Terjun Peria Laot, Danau Aneuk Laot, Jaboi, dll. Berwisata ke Sabang merupakan alternatif liburan yang tak kalah menarik dibanding dengan Bali atau Lombok. Selain dekat dari Medan, alamnya masih asri dan alami.| AT | SU |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016