
Acehtraffic.com - Sabang merupakan kota terbesar di Pulau Weh. Pulau kecil ini terletak
di ujung barat Indonesia dengan luas wilayah 156,3 km². Perjalanan
mencapai Sabang ditempuh kurang lebih dua jam dari pelabuhan Ulee Lheue
Banda Aceh dengan menggunakan kapal feri lambat. Ongkosnya hanya Rp 18
ribu. Selain kapal feri lambat, juga ada yang cepat. Kita hanya
membutuhkan waktu 45 menit ke sana dengan membayar ongkos Rp 60 ribu.
Banyak objek wisata yang dapat dikunjungi di sana. Salah satunya
adalah Pantai Iboih, yaitu pantai dengan pasir putih serta laut yang
berwarna biru kehijauan, yang terletak sekitar 22 KM dari pusat kota.
Tak perlu bersusah payah harus diving untuk menikmati keindahan
bawah lautnya, karena hanya dengan berenang di kedalaman kurang dari
satu meter, kita akan menemukan terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang
berenang di sekitarnya.
Sempatkan juga untuk menyeberang ke Pulau Rubiah, sebuah pulau kecil
diseberang Pulau Weh dengan pasir putih serta air biru bening. Untuk
mencapai Pulau Rubiah, kita dapat menyewa kapal kecil dengan tarif Rp
150 ribu. Pulau yang memiliki luas hanya 2.600 hektar ini memiliki
taman laut yang begitu indah. Mata akan dimanjakan oleh beraneka macam
koral serta ikan-ikan karang, seperti ikan kepe-kepe yang pastinya akan
menambah kekaguman kita pada bumi Indonesia. Pastikan juga kita tidak
menginjak apalagi merusak terumbu karang selama kita berenang karena
perairannya yang cukup dangkal.
Perjalanan ke Sabang tidak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke
Titik Nol. Di sana didirikan tugu Titik Nol, yaitu tempat diukurnya Nol
kilometer wilayah Indonesia. Perjalanan menuju Titik Nol akan melewati
hutan tropis yang lebat. Jangan lupa menyiapkan penganan seperti pisang
atau kacang, karena sembari lewat kita bisa memberi makan monyet yang
banyak berkeliaran di sana. Tugu Titik Nol terletak sekitar 28 KM dari
pusat kota Sabang.
Sayang, kondisi tugu kurang terawat. Banyak sampah
yang berserakan di sekitar tugu. Dinding cat terkelupas dan atapnya juga
mulai rusak. Ditambah lagi banyak pengunjung yang meninggalkan coretan
nama mereka dengan menggunakan cat di sekeliling tugu, yang tentunya
merusak keindahan.
Berjalan kearah kota, jangan lupa mengunjungi Pantai Kasih. Aktivitas
yang dapat dilakukan di sana adalah menikmati matahari terbenam sambil
mencicipi hidangan seafood khas Sabang, seperti sate gurita.
Selain objek wisata di atas, masih banyak objek wisata lainnya yang juga
patut dikunjungi, seperti Sabang Hill, Air Terjun Peria Laot,
Danau Aneuk Laot, Jaboi, dll. Berwisata ke Sabang merupakan alternatif
liburan yang tak kalah menarik dibanding dengan Bali atau Lombok. Selain
dekat dari Medan, alamnya masih asri dan alami.| AT | SU |

0 komentar:
Posting Komentar