News Update :

Penyebaran HIV/AIDS Mengancam Kota Medan

Minggu, 27 November 2011



Medan | Acehtraffic.com — Menurut Komisi Penanggulangan AIDS [KPA] Kota Medan, masyarakat Kota Medan yang terjangkit HIV/AIDS dalam rentang waktu 2006-2011 adalah 2755 jiwa. Namun jumlah ini sangat sedikit dibandingkan dengan kasus yang sebenarnya terjadi dalam masyarakat. Hal ini dibenarkan Relawan Sahiva yang juga anggota KPA, Benny Iskandar dalam sosialisasi HIV/AIDS dan Narkoba pada Kamis [23/11] di Sekretariat Warung Sahiva USU.

Benny Iskandar mengibaratkan kasus HIV/AIDS ini bagai fenomena gunung es.  Istilah  ini merupakan teori World Health Organisation, yang artinya kasus yang muncul dipermukaan hanya bagian kecil dari sebenarnya. Sebagai Asumsi, jika ada satu orang yang terkena HIV/AIDS maka ia bisa telah menularkannya kepada 200 orang. “Jadi hitung sendirilah  berapa sebenarnya yang terjangkit di Kota Medan,” tambahnya.

Koordinator Warung Sahiva USU,  M Luthfiansyah menjelaskan dengan jumlah kasus saat ini Sumut menduduki peringkat ke-9 se-Indonesia untuk kasus HIV/AIDS. Namun tidak menutup kemungkinan peringkat ini bisa naik jika masyarakat dibiarkan tidak perduli. “Mahasiswa saja terkesan cuek dan apatis,” paparnya.

Guna mencegah penularan yang semakin luas, sahiva mengajak masyarakat khususnya mahasiswa USU ikut melakukan ABCDE. ABCDE merupakan singkatan dari abstain [tidak melakukan hubungan seks di luar nikah], be faithfull [jika menikah nanti setia pada satu pasangan], condom (menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks, no drugs [tidak menggunakan narkoba dan jarum suntik sembarangan], dan education [mengikuti sosialisasi HIV/AIDS dan nakoba].

Sosialisasi HIV/AIDS dan narkoba merupakan rangkaian acara yang diadakan Warung Sahiva USU bersama Yayasan Kusuma Buana dan STARTH [USAID] dalam menyambut hari HIV/AIDS nanti. Selanjutnya akan diadakan Dialog seputar HIV/AIDS dan puncaknya aksi Kampanye Hari HIV/AIDS Sedunia di Kampus USU.| AT | SU |

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016