Lhoksemawe | Acehtraffic.com - Proses pengerjaan waduk Krueng Pase di Gampong Pulo Blang Kecamatan Meurah Muliah hingga kini, Selasa, [15/11], masih terus dikerjakan. Namun, pengerjaannya masih dilahan yang telah dibebaskan oleh pemerintah kepada pemilik lahan, sementara untuk lahan yang belum diganti kerugiannya rekanan tidak berani untuk menyentuhnya.
Seperti berita sebelumnya, 12 orang yang masih mempertahankan lahannya disebabkan tafsiran harga tidak layak dan tanaman tidak diganti rugi. Sementara warga yang telah menerima ganti rugi juga merasa keberatan terhadap pembebasan lahan kebun miliknya, karena pembayaran akan tanaman, bangunan dan kolam yang berada diatasnya tidak dibayar.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Acehtraffic.com mengatakan “lon yang kaleuh meutanda tangan tanoh, tanaman gohlom, yum tanoh puh ka meuhai yum karpet” ujarnya.
Lambatnya Pj Bupati Aceh Utara terhadap pembebasan lahan kebun milik warga desa tersebut mempengaruhi kinerja rekanan dilapangan. meskipun pengerjaan masih terus dilaksanakan namun belum ada satu pun pemancangan yang telah selesai dikerjakan karena lahan milik warga yang masih bermasalah.
“kalau pembayaran lahan kebun milik Pak Boy telah dibayar, maka kelapa sawit anda akan kami panen dengan Beko,” kelakarnya seraya tertawa kepada Boihaqi salah satu pemilik tanah.
Dinas PU pengairan mengasumsikan, jika irigasi ini tidak selesai maka 9 kecamatan yang berada disekitar wilayah itu akan mengalami kerugian, karena pendapatan warga tersebut bersumber dari pertanian yang membutuhkan bendungan irigasi untuk mengairi persawahan warga.| AT | HR | YD

0 komentar:
Posting Komentar