News Update :

Lhokseumawe Dikepung Debu

Rabu, 30 November 2011


\

Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Jalan – jalan  di Kota Lhokseumawe tampaknya perlu perhatian khusus. Karena persoalan debu yang bisa mengganggu pengguna jalan, baik pejalan kaki, pengguna kendaraan roda dua, maupun roda empat.  Rabu [30/11].

Menurut pantauan www.acehtraffic.com, debu-debu tersebut memadati kiri dan kanan badan jalan raya. Karena sudah menumpuk cukup banyak, debu sering kali berterbangan, sehingga mengakibatkan pengguna jalan menjadi terganggu.

Debu tersebut disebabkan karena pembangunan drainase dan pembangunan jalan di Kota Lhokseumawe, daerah-daerah yang menjadi rawannya debu adalah di: jalan Merdeka, jalan Darusalam, jalan Perdagangan dan jalan Sukaramai.

Salah seorang pengiat Lembaga Swadaya Masyarakat [LSM] Lingkungan kepada www.acehtraffic.com mengatakan “Debu-debu tersebut sangat meganggu aktifitas masyarakat dan debu-debu tersebut juga menjadi pencemaran lingkungan”. Ujar Dahlan M. Isa Direktur LSM Sahara.

Beliau juga menambahkan, “Debu-debu itu selain berbahaya bagi pengendara, juga berbahaya bagi kesehatan masyarakat, itu merupakan dampak dari proses pembangunan”. Ucapnya  
  
Dahlan berharap  “pemerintah harus melakukan pembangunan yang tepat dan berencana jelas, karena ada tempat-tempat yang telah dibangun kini mulai dibongkar lagi”. Tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang pengguna jalan kota Lhokseumawe, ketika reporter www.acehtraffic.com menanyakan tentang debu yang berterbangan di jalan, mengatakan bahwa: 

“Pada saat saya berjalan di jalan protokol kota Lhokseumawe, debu-debu jalan yang sedang di perbaiki itu masuk kedalam hidung sehingga menyebabkan batuk-batuk”. Ujar M. Zubir.

Zubir menambahkan, “Kalau bisa pemerintah mencarikan solusi terhadap hal ini, karena debu-debu itu sangat meganggu”. Tegasnya.| AT | AG |

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016