
Jakarta | Acehtraffic.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] Busyro Muqoddas mengatakan pengadaan barang dan jasa merupakan sektor yang paling banyak terjadi korupsi. Indikasinya, perkara korupsi dari sektor ini paling banyak diusut KPK.
"Untuk sektor pengadaan barang dan jasa menduduki peringkat pertama," kata Busyro Muqoddas saat memberikan studium generale di Universitas Indonesia, Depok, Jum'at [18/11].
Busyro menjelaskan dari 213 kasus yang ditangani KPK sejak tahun 2004 hingga 2011, pengadaan barang dan jasa menduduki sekitar 43,9 persen perkara yang ditangani KPK merupakan pengadaan barang dan jasa. Peringkat kedua adalah kasus penyuapan dengan 29,1 persen.
Penyalahgunaan anggaran menduduki peringkat ketiga dengan 15,8 persen. Keempat bersumber pada pungutan liar dengan 6,12 persen dan kelima adalah persoalan perizinan sebanyak 5,1 persen. "Perizinan itu termasuk izin pertambangan seperti izin batubara yang sedang kami lakukan pengusutan," ujarnya.
Busyro mengklaim KPK telah berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp155 dari semua sektor, termasuk dari Migas. "Itu bisa memberikan 2 juta rumah sederhana gratis bagi rakyat, jalan 700 km. Bisa juga memberikan sekolah gratis kepada 64 juta anak hingga lulus SD dan mencukupi kebutuhan beras 23 juta penduduk selama setahun," ungkapnya. | AT | VV

0 komentar:
Posting Komentar