Aceh Timur | Acehtraffic.com - Sejumlah masyarakat pendukung calon Gubernur dari Independen di Peureulak dan Idi Aceh Timur mulai dihambat dan dilarang oleh kelompok tertentu, masyarakat tersebut diminta untuk meninggalkan aktivitas berdiskusi antar masyarakat soal pilihan siapa yang layak memimpin Aceh kedepan. Kelompok tersebut mengaku dari pihak yang tidak setuju pilkada, namun mereka tidak menjelaskan alasan pelarangan tersebut. Sabtu [22/10] Salah seorang warga yang menolak disebut namanya, mengatakan jika memang kelompok mereka tidak ikut pilkada, dengan alasan belum beres peraturan, kok meng-ganggu yang lain, mungkin kandidat yang lain merasa hukum sudah beres, " Itu kan ada pegangan masing-masing dan ada aturannya" jika tidak cocok ngak usah ikut dan ngak usah hambat orang lain"
Sejumlah masyarakat mengaku sudah bosan dengan prilaku Kelompok tertentu " pasalnya hingga saat ini tidak ada terlihat perubahan ke arah yang lebih maju, dan tidak terlihat sauri tauladan yang baik, malah semakin hari bertambah parah. " Biarlah kami memilih sesuai hati, dan pasti yang kami liat kenyataan, bukan bualan" Tegas warga semangat.
Ada beberapa sikap masyarakat :
1. Di harapkan Kapolda Aceh dan Pangdam Iskandar muda untuk memberi komando kepada seluruh jajaran Polri /TNI di daerah agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai aturan, soal memberi aman warga dalam berdemokrasi sesuai aturan di negeri ini,
2. Masyarakat mengancam akan melaporkan kelompok pelaku yang sengaja menghambat proses demokrasi rakyat ke UNI EROPA dan Negara Dunia lainnya
3. Meminta DPRA untuk mengeluarkan statemen bahwa masyarakat dengan tanpa intimidasi dari siapapun dan pihak manapun, bebas ikut dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur Aceh.
4. Masyarakat juga mengancam akan membagi cerita kebanyak masyarakat lainnya, yang bahwa " Ada pelaku yang menghambat saya memberikan dukungan kepada Cagub/Wagub
5. Meminta Gubernur Aceh untuk memberikan Statemen yang bisa melegakan masyarakat terhadap PIlkada.
AT | RD | Rilis

0 komentar:
Posting Komentar