Banda
Aceh | Acehtraffic.com - Mantan kombatan GAM, Muzakir Daud berharap pilkada jangan ditunda, menurutnya jika
pemilukada di lakukakn penundaan justru
sangat beresiko merusak perdamaian yang sudah dinikmati dan dirasakan rakyat Aceh saat ini.
“Kami
harap pilkada berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku dalam bingkai
NKRI,” kata tokoh eks kombatan GAM Aceh Timur ini dalam dalam jumpa pers, Rabu
(5/10) di Banda Aceh sebagaimana dilansir harian lokal serambi Indonesia.
Muzakkir
mengatakan, tidak ada persoalan dengan pelaksanaan pilkada tahun ini. Sebab,
kondisi Aceh dalam keadaan aman dan damai apalagi masyarakat di tingkat bawah
juga mengharapkan hal yang sama.
Bila
pilkada ditunda, lanjutnya, akan merugikan rakyat. Sebab, dari segi anggaran
juga akan semakin terkuras dan tidak efektif untuk pembangunan rakyat. “Bila
ada kandidat merasa tidak akan menang, jangan mengganggu pilkada. Lebih baik
mundur saja dan jangan mengambinghitamkan rakyat,” tegasnya. Kepada pemerintah
pusat, Muzakir Daud meminta tidak mendengarkan informasi sepihak.
Dukungan
yang sama juga dinyatakan Muzakir MS. Pria yang mengaku tokoh masyarakat dari
bagian tengah Aceh ini mengaharapkan pilkada tetap dilaksanakan sesuai tahapan
yang dibuat KIP Aceh.
Sejumlah
masyarakat yang di temui The Acehtraffic.com memberi komentar yang hampir
senada, penundaan pilkada akan membuat Aceh rugi terutama dalam bidang
pembangunan, di sisi yang lain juga mereka menilai wacana ini hanya di lakukan
oleh kelompok tertentu saja, teapi bukan keinginan sebagian besar masyarakat
Aceh. | AT/RD/Berbagai sumber.


0 komentar:
Posting Komentar