
Phnom Penh | Acehtraffic.com - Malaria telah membunuh 64 warga Kamboja selama sembilan bulan pertama tahun ini, turun 22 persen dari 82 angka kematian pada periode yang sama tahun lalu, kata pejabat kesehatan, sebagaimana dilansir Xinhua, Selasa [25/10].
Dari Januari hingga September tahun ini, ada sekitar 43.991 kasus malaria telah dilaporkan, naik 15 persen dari 38.321 kasus selama periode yang sama tahun lalu, kata Char Meng Chuor, direktur Pusat Nasional untuk Malaria negara itu dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa.
Dia mengatakan bahwa Kamboja berkomitmen untuk memberantas kematian akibat malaria pada tahun 2015. Dengan target ini, Kamboja membutuhkan anggaran total 131 juta dolar AS.
Malaria adalah penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk. Di Kamboja, penyakit ini sering ditemukan pada musim hujan dan sebagian besar terjadi di provinsi-provinsi perbatasan, hutan dan provinsi pegunungan. | AT/ZK | Xinhua
Dari Januari hingga September tahun ini, ada sekitar 43.991 kasus malaria telah dilaporkan, naik 15 persen dari 38.321 kasus selama periode yang sama tahun lalu, kata Char Meng Chuor, direktur Pusat Nasional untuk Malaria negara itu dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa.
Dia mengatakan bahwa Kamboja berkomitmen untuk memberantas kematian akibat malaria pada tahun 2015. Dengan target ini, Kamboja membutuhkan anggaran total 131 juta dolar AS.
Malaria adalah penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk. Di Kamboja, penyakit ini sering ditemukan pada musim hujan dan sebagian besar terjadi di provinsi-provinsi perbatasan, hutan dan provinsi pegunungan. | AT/ZK | Xinhua
