Banda Aceh | AcehTraffic.com- Penggalang
massa untuk di kerahkan ke pusat kota atau Kabupaten di Aceh kemungkinan akan
terjadi lagi, setelah sebelumnya berlangsung di Pidie,Pidie Jaya dan Idi Aceh
Timur.
Berdasarkan Informasi yang diterima tim
redaksi The Acehtraffic.com, hari Senin [31/10] akan berlangsung di Kota , langsa,
sementara, Kamis [3/11] akan di langsung di Bireuen. Sejumlah masyarakat di dua
kota kabupaten itu mengatakan para penggalang sedang bekerja untuk mengajak
masyarakat melakukan demo penolakan pilkada.
Para pengajak ber-alasan demo tolak
pilkada penting di lakukan, karena MK telah memangkas isi UUPA, dan para
penggalang juga mengatakan demo itu untuk menunjukkan marwah bansa Aceh ke
dunia international, tambahnya, pasal UUPA tidak boleh sembarangan dipangkas
dan itu melanggar kesepakatan international.
Sumber Acehtraffic juga menyebutkan, di
kalangan masyarakat bawah juga ada info yang menyebutkan bahwa, tindakan KIP
melaksanakan Pilkada di Aceh sedang di lobi ke Uni Eropa oleh para peninggi
yang selama ini menolak pilkada. Terkait dengan ini, Otto syamsuddin Ishak
menyebutkan, soal perselisihan Pilkada Aceh, tidak ada urusan Uni Eropa, karena
persoalan pilkada ini adalah soal domestic Indonesia.
Bahkan ada juga dari pihak yang tidak
setuju pilkada di lanjutkan, menyebar berita kepada masyarakat bawah, untuk
tidak peduli dengan pemilihan Gubernur, dan meminta masyarakat tidak peduli
terhadap pemilihan Gubernur.
“ Ne duk manteong bek neujak pike nyan,
masalah pilkada na ureung selesaikan enteuk” [ Duduk saja jangan pikir itu,
soal pilkada ada yang selesaikan nanti,” Kisah masyarakat.
Menyikapi kondisi itu, sejumlah
masyarakat mengaku tidak akan melakukan adu argument dengan pihak yang mengajak
tersebut, tapi masyarakat memilih iya-iya saja apa yang disampaikan mereka.
Karena menurut masyarakat yang di temui reporter situs ini, mengaku kalaupun di
ajak diskusi juga tidak nyambung. Pasalnya apa yang di kampanyekan mereka di
lapangan sulit untuk di percaya, dan tidak logika.
“
Ya udah, kita iya iya kan saja, ketimbang terjadi sintemen pribadi,” Ujar warga
yang mengisahkan kondisi yang terjadi didesanya. AT | RD


0 komentar:
Posting Komentar