Lhoksukon | Acehtraffic.com - Kalangan DPRK Aceh Utara memastikan tidak akan menganggarkan dana untuk Panitia Pengawas (panwas) Pilkada, dalam buku APBK-P 2011. Pasalnya, pihak eksekutif tidak mengusulkan dana tersebut dalam dokumen RAPBK-Perubahan tidak diusulkan ke legislatif.
“Kami pastikan, tidak ada usulan dana untuk Panwaslu di APBK-P yang disahkan dalam waktu dekat ini. Kalau pun ada diusulkan, kami tidak akan menyetujui usulan tersebut. Karena kewenangan merekrut anggota Panwaslu itu ada di dewan, bukan di Bawaslu,” ujar Ketua Fraksi Gabungan DPRK Aceh Utara, Ridwan Yunus, Minggu (9/10).
Hal yang sama juga disebutkan Ketua Fraksi Partai Aceh, Abdul Muthalib. “Kami sepakat tidak akan menyetujui anggaran buat Panwas. Ini sudah sikap seluruh fraksi di DPRK Aceh Utara,” pungkasnya.
Ketua Panwas Pilkada Aceh Utara, DR Muklir, sebelumnya menyebutkan pihaknya akan berkomunikasi dengan DPRK Aceh Utara. “Jika pun tidak disetujui anggaran untuk Panwaslu, maka kami akan laporkan kondisi ini ke Bawaslu,” ujar DR Muklir.
Hingga kemarin, Panwas Aceh Utara baru memiliki sekretariat di bekas Gedung IPHI Aceh Utara di Lhokseumawe. Sedangkan biaya operasional belum ada sama sekali.|AT/Serambi
“Kami pastikan, tidak ada usulan dana untuk Panwaslu di APBK-P yang disahkan dalam waktu dekat ini. Kalau pun ada diusulkan, kami tidak akan menyetujui usulan tersebut. Karena kewenangan merekrut anggota Panwaslu itu ada di dewan, bukan di Bawaslu,” ujar Ketua Fraksi Gabungan DPRK Aceh Utara, Ridwan Yunus, Minggu (9/10).
Hal yang sama juga disebutkan Ketua Fraksi Partai Aceh, Abdul Muthalib. “Kami sepakat tidak akan menyetujui anggaran buat Panwas. Ini sudah sikap seluruh fraksi di DPRK Aceh Utara,” pungkasnya.
Ketua Panwas Pilkada Aceh Utara, DR Muklir, sebelumnya menyebutkan pihaknya akan berkomunikasi dengan DPRK Aceh Utara. “Jika pun tidak disetujui anggaran untuk Panwaslu, maka kami akan laporkan kondisi ini ke Bawaslu,” ujar DR Muklir.
Hingga kemarin, Panwas Aceh Utara baru memiliki sekretariat di bekas Gedung IPHI Aceh Utara di Lhokseumawe. Sedangkan biaya operasional belum ada sama sekali.|AT/Serambi


0 komentar:
Posting Komentar