News Update :

Demo Di Gampong Wali Dan Mentro, Paksa Tanda Tangan Komitmen Tunda Pilkada

Kamis, 20 Oktober 2011

Pidie | Acehtraffic.com - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Pemerintah dan Komite Independen Pemilu (KIP) Pidie telah menandatangani kesepakatan penghentian sementara waktu tahapan pilkada. Penandatangan disaksikan sekitar 2000 massa  yang. Kamis (20/10/2011)  mendatangi Kantor Bupati dan DPRK Pidie.

Massa  rakyat yang dikordinir oleh Komite Mahasiswa Pemuda Aceh (KMPA) Pidie itu sendiri melancarkan aksi demo menolak Pilkada. Massa yang yang diorganisir dari  23 kecamatan di Kabupaten Pidie dengan melakukan konvoi dikawal ketat aparat Kepolisian Polres Pidie, datang dan menggelar orasi menghentikan tahapan pilkada Pidie.

Dan memaksa legislatif dan eksikutif  untuk menandatanganinya setelah Koordinator aksi, Teuku Syahwal membacakan pernyataan sikap. Antara lain, menyebutkan, sikap KIP Aceh/kabupaten/kota dinilai tergesa-gesa melaksanakan tahapan pilkada. Ini adalah sebagai upaya yang disengaja atau tidak perlu dipertanggungjawabkan.

Penolakan KIP Aceh/kabupaten/kota, menurutnya,  dinilai cukup beralasan karena pelaksanaan tahapan pilkada tidak didasarkan pada kekuatan hukum dan politik yang mengikat perdamaian Aceh. Secara mendasar menyarakat sejak awal menilai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai upaya mengadu domba, agar rakyat Aceh selalu berada di dalam bara konflik yang menyesatkan.

Penandatanganan penghentian tahapan Pilkada Pidie, dari pihak legislatif ditandatangani oleh Wakil DPRK Pidie, Abdul Hamid, sedang pihak eksikutif ditandatangani Sekdakap Pidie, M Iriawan SE, serta KIP Pidie dilakukan Junaidi Ahmad SAg, selaku Ketua KIP Pidie.| AT/SRB
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016