News Update :

28 Oktober, Lambang Pemuda Didiskriminasi Oleh Negara, Suara Pemuda Sia-Sia

Jumat, 28 Oktober 2011



Jakarta | Acehtraffic.com - Pasukan pengamanan presiden [Paspampres] menyatakan, Ikbal Sabarudin, mahasiswa semester akhir Universitas Islam Negeri [UIN] Sunan Gunung Djati, Jurusan Ushuludin, yang nyelonong ke hadapan Wakil Presiden Boediono memiliki kelainan jiwa.

"Kebetulan yang bersangkutan atas nama saudara Iqbal ini sebagai tamu undangan Resmi yang memegang undangan dari panitia, kita semua tidak tau kalau salah satu tamu undangan resmi ini ada yang punya jiwa kelainan," kata Komandan Paspamres Mayjen Agus Supomo dalam pesan singkatnya, Jumat [28/10]

Agus mengatakan, yang terpenting, Ikbal telah dapat diamankan sebelum melanjutkan rencananya yang ingin mendekat bapak Wapres. Ketika itu jarak antara Ikbal dengan wapres sekira 15 meter. "Yang jelas selaku Danpaspampres saya sangat prihatin ini merupakan pelajaran baru yang segera akan kami evaluasi untuk lebih ekstra lagi dalam tugas-tugas berikutnya," tukasnya.  

Sebelumnya saat Wakil Presiden Boediono yang tengah menyaksikan penutupan upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-83 di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat, Ikbal menghampiri Wapres Boediono yang duduk di kursi paling depan.

Tiba-tiba, Ikbal  membentangkan kertas karton yang berisi tulisan menghujat pemerintah yang korup. Melihat kejadian itu, Paspampres yang berdiri di sekitar Wapres Boediono segera memburu pemuda nekat tersebut.

Sempat terjadi pengejaran terhadap pemuda itu. Ketika si pemuda tiba di bagian selatan lapangan, seorang Paspampres berhasil mengehentikan langkah Ikbal, hingga terjatuh.

Saat terjatuh itu lah sejumlah Paspampres mengerubuti Ikbal. Tendangan pun mendarat di tubuh Ikbal yang masih terkapar. Kertas karton yang dibawa Ikbal pun dirampas dan dirobek oleh Paspampres.  | AT | Yd | Okz
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016