
Jakarta -- Politisi Golkar Ferry Mursyidan Baldan bersikukuh tak akan mundur dari ormas Nasional Demokrat. Ferry menegaskan, tidak ada aturan Partai Golkar yang melarang kadernya aktif dalam sebuah ormas.
Di sisi lain, dengan memilih tetap aktif di ormas Nasional Demokrat, Ferry juga menolak mengikuti jejak Surya Paloh mundur dari Golkar. Demikian disampaikan Ferry dalam keterangan tertulisnya. Keterangan tertulis tersebut merupakan surat jawaban atas surat DPP PG Nomor: B-278/Golkar/VIII/2011 tertanggal 18 Agustus 2011 tentang peringatan dan pernyataan sikap. Kamis [8/9/2011].
Dalam keterangannya, Ferry menyatakan bahwa langkah DPP Partai Golkar yang 'mengultimatum' kader-kadernya yang juga tergabung dalam ormas Nasional Demokrat bukanlah tindakan yang menyentuh pokok permasalahan dan bersifat ilutif.
"Seperti pada kalimat "...kader Golkar yang menjadi Anggota/Kader/Pengurus/Inisiator/Deklarator/Aktifis Ormas Nasional Demokrat dipandang telah bertindak bertentangan...."," ucapnya.
Selanjutnya, Ferry menekankan pada kekeliruan penerapan aturan yang dilakukan oleh DPP Partai Golkar dalam isi surat yang tersebut di atas. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada aturan Partai Golkar yang melarang kadernya untuk aktif di ormas.
"Jika pada surat DPP Partai Golkar menyebut Ormas Nasional Demokrat, apakah ada penetapan pemerintah ataupun keputusan DPP Partai Golkar yang menyebutkan bahawa Ormas Nasional Demokrat adalah ormas terlarang secara hukum?" ujar Ferry.
Terakhir, Ferry melihat surat DPP Partai Golkar tersebut berkesan 'mengusir' kader dan anggota tertentu. Padahal kriteria mekanisme pemberhentian anggota telah diatur dalam AD/ART Partai Golkar.
"Berdasarkan hal-hal tersebut, dan karena saya tidak ada pelanggaran yang dilakukan dan karena kecintaan saya terhadap Partai Golkar, maka dengan ini saya menegaskan menolak mundur, baik sebagai kader Partai Golkar maupun sebagai kader Ormas Nasional Demokrat," tegasnya.
Atas sikapnya ini, Ferry pun mengaku siap menghadapi tindakan apapun yang akan dilakukan DPP Partai Golkar kepada dirinya. Dia kembali menegaskan akan tetap aktif sebagai kader Golkar maupun kader Nasional Demokrat.
"Apapun kebijakan yang akan DPP Partai Golkar ambil terhadap diri saya karena hal itu, tidak melunturkan dan tidak menyurutkan kadar saya sebagai kader Partai Golkar yang sedang aktif di Ormas Nasional Demokrat," tandas Ferry. |AT/Yd/Detik

0 komentar:
Posting Komentar