Lhokseumawe| Acehtraffic.com -- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, perlu melakukan pelebaran jalan protokol untuk mengatasi kemacetan, menyusul semakin bertambahnya jumlah kenderaraan di daerah itu.
Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Suryadi di Lhokseumawe, mengatakan, pelebaran jalan tersebut selain sebagai salah satu upaya untuk menghindari kemacetan di sejumlah ruas jalan tertentu, juga guna menata kota yang lebih baik. Minggu [25/9/2011]
Disebutkan, meningkatnya jumlah kendaraan di Lhokseumawe dengan berbagai jenis roda dua dan empat, tidak mungkin lagi mempertahankan dengan kondisi jalan yang ada, karena arus lalulintas sudah begitu padat.
"Mengingat jalan yang semakin sempit karena bertambahnya kendaraan warga, sehingga sejumlah ruas jalan harus diperlebar agar arus lalulintas bisa berjalan lancar tanpa adanya kemacetan, terutama pada jam-jam tertentu, seperti pada pagi hari saat jam berangkat kerja dan jam pulang sekolah atau pada sore hari," terang Suryadi.
Diungkapkan, proyek pelebaran sepanjang jalan Merdeka tersebut yang sedang dikerjakan didanai oleh APBN.
Bahkan, tambah Suryadi, untuk menata sejumlah sarana dan prasarana di pusat Kota Lhokseumawe, bukan hanya pelebaran saja yang dilakukan, namun juga pembenahan sejumlah saluran air di sepanjang jalan alternatif lainnya.
"Kendala banjir dan juga kemacetan lalulintas diakibatkan oleh kurang memadainya sarana dan prasarana penunjang selama ini, sehingga hal itu harus dibenahi agar dapat mengatasi berbagai persoalan selama ini," jelasnya.
Sebagaimana terlihat, sejumlah alat berat sedang melakukan pembersihan badan jalan yang berlokasi di jalan Merdeka. Selain trotoar yang dibongkar rata dengan badan jalan, juga pot bunga dan bangunan di atasnya juga dibongkar. Kemudian langsung diratakan dengan kendaraan Grader.
Begitu juga dengan pembongkaran sejumlah saluran air, di jalan T Hamzah Bendahara dan jalan Darussalam. Saluran yang telah ada sebelumnya diperlebar lagi kemudian langsung ditempatkan saluran cetak dan diberi penutup di atasnya. |AT/Yd/Ant

0 komentar:
Posting Komentar