News Update :

Molornya Pembahasan KUA-PPAS DPRA Oleh Akibat Politisasi Anggaran

Rabu, 14 September 2011



Banda Aceh -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh [DPRA] Amir Helmi, menyatakan optimistis pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara [KUA PPAS] akan selesai September 2011.

"Meski ada pihak yang menilai terlambat, namun kami optimistis pembahasan KUA PPAS 2012 akan selesai dua pekan mendatang atau paling lambat September 2011," katanya di Banda Aceh, Selasa [13/9/2011]

Menurut dia, ada beberapa kendala yang menyebabkan keterlambatan pembahasan KUA PPAS yakni kondisi politik di Aceh, selain bersamaan dengan bulan puasa Ramadhan 1432 Hijriah.

"Kendati demikian, pada Senin [12/9/2011] mulai dibahas dan itu akan terus dibahas karena KUA PPAS itu untuk kepentingan pembangunan dan upaya percepatan kesejahteraan masyarakat yang harus disegerakan, namun tentunya tidak cukup waktu satu hari membahasnya," kata dia menambahkan.

Wakil Ketua DPRA itu mengakui jika merujuk pada peraturan menteri dalam negeri [Permendagri] pembahasan KUA PPAS Aceh 2012 itu sudah melewati batas. Akan tetapi terpenting dewan sekarang harus fokus pada tahapan pembahasannya.

"Meski pembahasannya sudah bergeser, namun kita usahakan pengesahaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [APBA] 2012 tidak akan terlambat lagi," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Anti Korupsi [GERaK] Aceh  Askhalani menilai keterlambatan itu akibat tidak konsistennya pihak eksekutif dan legislatif dalam membahas KUA-PPAS.

"Sejak 2007 hingga 2011,  tidak satupun pembahasan yang sesuai dengan jadwal. Itu  juga diakibatkan karena adanya politisasi anggaran," kata Askhalani.

Hal tersebut, kata Askhalani mengindikasikan para elit tidak memprioritaskan pada permasalahan anggaran tapi lebih pada hal-hal yang tidak formal.

"Idealnya, masalah politik jangan dicampur adukkan dengan anggaran karena itu kepentingan rakyat dan pembangunan Aceh di masa mendantang," kata dia.

Dia menambahkan kalau September pembahasan selesai,  ini  akan membias pada pembahasan RAPBA. Karena itu, kata dia masalah disharmonisasi kedua pihak harus segera dibuang.

"Jika kedua pihak [Eksekutif-Legislatif] berpatokan pada aturan dan tidak terpengaruh dengan konstelasi politik maka pengesahan anggaran 2012 tidak akan terlambat," papar Akshalani. |AT/Yd/Antara
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016