News Update :

Pengisian KRS Online Di Unsyiah Macet

Jumat, 19 Agustus 2011



Banda Aceh -- Pengisian Kartu Rencana Studi [KRS] mahasiswa Universitas Syiah Kuala ternyata tidak berjalan lancar. Para mahasiswa hingga hari Jum’at masih belum bisa menginput data-data mata kuliah yang akan mereka ambil di semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 ini. 

Menurut Dr. I. Syahrial, M.Eng kepala Pusat Komputer dan Sistem Informasi [PUKSI] Unsyiah mengatakan bahwa tidak bisanya menginput data pada KRS Online tahun ini agak sedikit lebih parah dari tahun sebelumnya.

“Kejadian ini mungkin tahun ini yang agak sedikit parah. Karena dengan adanya pertambahan jurusan, jumlah mahasiswa otomatis akan bertambah. Itu dari segi jumlah mahasiswa,  tapi ada jua segi aplikasi daripada data basenya, mungkin dengan yang keterbatasan spek dan memorinya maka terjadilah yang diistilahkan botol neck,"  jelasnya, Jumat [19/8].

Dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengantisipasi kejadian-kejadian seperti ini.  Dia mengatakan bahwa permasalahan pengisian KRS Online ini terjadi hampir setiap tahun, tapi pada tahun-tahun sebelumnya pihaknya bisa mengatasinya dengan penambahan memori, namun ternyata dengan memori 4GB yang ada di server belum bisa mengatasi permasalahan tersebut.

“Dulu bisa diatasi dengan pertambahan memori, tapi saat tertentu nggak mampu lagi memang. Tapi kami pake OS linux yang versi 5 tiga tahun lalu dan nggak pernah kami upgrade, akibatnya ya seperti ini, tapi ada yang diupdate terus lah. Kita sedang pesan sofware baru, tapi ya tidak bisa langsung ada. Harus tunggu. Tapi dalam 1-2 hari ini bisa datang untuk mencoba KRS” paparnya.

Syahrial mengatakan bahwa server di PUKSI hanya bisa menampung 1800 user, tapi kadang kala yang mengakses KRS tersebut ada 25.000 mahasiswa, sehingga ada beberapa data-data mahasiswa yang tidak bisa tersimpan data base karena trafic penuh saat pengisian serentak tersebut, atau para mahasiswa yang tidak mengikuti prosedur yang ada.

Menurutnya, pengisian KRS Online ini lebih efesien jika dilakukan dalam waktu 10 menit. Server terputus otomatis jika user menginput data lebih dari waktu yang ditentukan. “Ada strateginya mengisi  data online tersebut. Nggak boleh lebih 10 menit. Tapi mahasiswa itu kelamaan, lagi dia mengisi dia telepon," jelasnya mengapa ada data mata kuliah yang sudah terinput kadang tidak ada saat di cek kembali.

Syahrial menambah jadwal pengisian KRS Online sampai senin, kalau masih bermasalah dia akan menyerahkannya pada Pembantu Rektor I. Pihaknya akan memikirkan strategi yang bagus untuk pengisian KRS Online di semester yang akan datang, nanti akan dibuat jadwalan pengisian berdasarkan fakultas masing-masing agar mahasiswa tidak membludak saat mengisi KRS.|AT/]Yd/Tgj
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016