TRIPOLI - Pertanyaan besar menyusul jatuhnya Bab
Al-Aziziyah, komplek kediaman Moammar Khadaffi adalah, di manakah posisi
pemimpin Libya yang tersingkir itu? Memang, sejauh ini belum seorang
pun bisa memastikan.
Petunjuk keberadaannya juga minim. Seif
Al-Islam Khadaffy, salah seorang putranya yang cemerlang, mengejutkan
dunia dengan kemunculannya yang mendadak di Hotel Rixos, ketika ia
diberitakan telah tertangkap kelompok pemberontak.
Seif kepada
pekerja pers asing di Hotel Rixos yang terjebak di antara loyalis
Khadaffi, Seif hanya menyatakan ayahnya baik-baik saja di suatu tempat.
Mereka sengaja membiarkan kelompok pemberontak masuk Tripoli, dan akan
membuka medan perang baru yang berdarah-darah.
Setelah
kemunculannya yang terlihat rileks, Seif menghilang lagi. Yang terbaru,
muncul pesan suara mirip Moammar Khadaffi yang dipancarluaskan dua
stasiun radio berbahasa Arab di Libya. Khadaffi menyerukan rakyat Libya
bangkit dan memerangi para pengkhianat.
Pesan ini sulit
diverifikasi secara independen. Spekulasi keberadaan Khadaafi tua
setelah komplek rumahnya dihancurkan dan kini dikuasai kelompok
pemberontak ada bermacam-macam. Penguasa Libya selama 42 tahun itu
diyakini meloloskan diri dari bab Al-Aziziyah lewat terowongan rahasia.
Banyak
pihak percaya, selama berkuasa, Khadaffy telah membangun ribuan mil
terowongan rahasia di Tripoli. Jaringan terowongan itu terhubung satu
dengan yang lain, antara lain dari bab Al-Aziziyah ke bandara dan
pangkalan militer.
Salah satu terowongan bawah tanah terhubung
dengan Rixos Hotel, di mana ada sekitar 30 jurnalis asing terjebak di
sana. Terowongan lain terhubung ke salah satu dermaga di pesisir
Tripoli, dan yang ketiga terhubung ke Bandara Mitiga, sekitar 7 km
jauhnya dari Rixos Hotel.
Keberadaan terowongan-terowongan rahasia
ini membuat lolosnya Khadaffi dari Tripoli menjadi masuk akal. Sebab,
di berbagai jalan, praktis telah dikuasai kelompok pemberontak yang
mendirikan pos-pos pemeriksaan bersenjata.
Begitu lolos dari
pos-pos pemeriksaan di Tripoli, Khadaffi diduga lari ke kota
kelahirannya di Sirte, 500 kilometer sebelah timur Tripoli. Pendukung
fanatiknya yang sesuku banyak berasal dari kota ini. Kubu pertahanan
Sirte diyakini sangat kuat.
Militer NATO mengklaim pernah
merontokkan rudal Scud yang ditembakkan loyalis Khadaffi dari kota
Sirte. Spekulasi lain menyebutkan, Khadaffi kemungkinan berkubu di kota
Sabha, sekitar 750 kilometer selatan Tripoli.
Di kota ini,
Khadaffi pernah disebut membangun bunker nuklir pada 1980an. Dari lokasi
ini, dia punya celah kabur melalui padang gurun menuju Chad,
tetangganya yang memasok ratusan tentara bayaran untuknya. (Daily
Mail/XNA)


0 komentar:
Posting Komentar