
JAKARTA - Tikus merupakan hewan yang kehadirannya sangat mengganggu terutama jika hewan tersebut sampai memasuki rumah dan menggerogoti barang-barang.
Selain itu, hewan yang sangat ditakuti oleh kaum hawa ini juga menjadi musuh bebuyutan bagi para petani karena kerap kali memakan dan merusak tanaman mereka.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, Soni Maringgih, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta [UNY] menciptkan alat pengusir tikus yang cukup modern.
Alat pengusir tikus ini menggunakan gelombang suara dengan frekuensi sangat tinggi [ultrasonik] yang hanya mampu didengar oleh tikus saja. Sehingga tidak membahayakan manusia. Nantinya, gelombang ultrasonik tersebut akan dikeluarkan melalui speaker.
Hasil karya mahasiswa jurusan Teknik Elektro ini juga dilengkapi oleh LCD berbasis mikrokontroler untuk menampilkan besarnya gelombang yang dihasilkan.
Soni mengungkapkan, terdapat dua bagian pokok perangkat dalam alat tersebut, yakni perangkat keras [hardware] dan perengkat lunak [software]. "Perangkat keras terdiri dari sistem yang berfungsi sebagai kendali utama, yaitu pengolah data dan pengontrol keseluruhan sistem," kata Soni seperti dilansir dari situs UNY, Kamis [25/8].
Cara kerja alat ini, lanjutnya, diawali dengan memilih frekuensi melalui tombol pilihan yang tersedia. Sistem akan memproses data yang telah diprogram dan diteruskan ke transistor untuk diperkuat. Kemudian diteruskan kembali ke speaker.
Ke depannya, Soni berharap untuk terus dapat mengembangkan ciptaannya. Pasalnya saat ini, cakupan gelombang frekuensinya masih cukup sempit, yakni lima meter.
"Saya masih ingin mengembangkan alat ini dengan memperluas cakupan gelombang frekuensinya sehingga dapat digunakan di mana pun," ujarnya. |AT/Yd/Okezone

0 komentar:
Posting Komentar