Langsa- 17 dari 25 pintu bangunan Barak Kompi B TNI AD
(Asrama Gajah II) kamis (18/8) sekira pkl.15.00 wib hangus ditelan sijago
merah. Dugaan sementara asal api akibat dari konseleting arus listrik. Percikan
api diduga antara rumah Munir dan Jul Rompas yang saat itu penghuninya sedang
tidak dirumah.
3 unit mobil Pemadam Kebakaran Pemko Langsa yang dibantu 2
Unit Mobil Pemadam Kebakaran Aceh Timur, secara bergantian menyemprotkan air
untuk memadamkan api. Sejumlah personil TNI juga turut membantu memadamkan api
sambil menyelamatkan harta benda mereka yang sebahagian besar habis dilalap
sijago merah. Namun api baru dapat dipadamkan setelah satu setengah jam
kemudian.
Menurut Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf. Mohamad Hasan
yang terjun langsung kelokasi kebakaran kepada wartawan menjelaskan, saat
terjadi kebakaran sebahagian besar penghuni komplek tidak berada dirumah. Para personil TNI yang rumahnya terbakar akan ditempatkan
di komplek TNI yang lain dan di aula Makodim 0104/Aceh Timur.
“ Personil TNI dan keluarga korban kebakaran akan
ditempatkan sementara di komplek TNI lain dan di aula Makodim 0104/Aceh Timur,”
ucap Mohamad Hasan.
Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut dan kerugian
harta benda diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Para korban tersebut adalah, Yudi Pramono, Agus Gunawan, Edi
Sembiring, Ibu May pegawai sipil Makodim 0104/Aceh Timur, Munir, Jul Rompas,
Ragil, Junardi, Zakaria, Lugito, Syamsir, Armada, dan Saiful Bahri.
Peristiwa kebakaran ini sempat menjadi tontonan sejumlah
warga. Walikota Langsa Drs Zulkifli Zainon serta anggota dewan juga menyaksikan
saat sijago merah melahap puluhan rumah komplek kompi B TNI/AD 0104/ Aceh
Timur. (FAY)


0 komentar:
Posting Komentar