
Tari Perang - Sekelompok masyarakat Lembah Baliem mempertunjukan tarian perang pada saat pagelaran Festival Lembah Baliem ke- 22, di Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin [8/8].
Pesta budaya Festival Lembah Baliem dilakukan mulai 8-11 Agustus 2011 dengan mengusung tema "Peace For All". FOTO ANTARA/Alexander W Loen.


Karnaval HUT RI. Salah satu peserta karnaval memperingati HUT ke-66 RI, dengan melumuri motornya dengan lumpur melintas di jalan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis [11/8]. FOTO ANTARA/iwan Adisaputra
Kernaval HUT RI. Salah satu peserta karnaval memperingati HUT ke-66 RI, dengan baju adat melintas di jalan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis [11/8]. Peserta karnaval mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK, serta para Paguyuban di Wamena, dengan menampilkan berbagai atraksi seperti perang-perangan dan tarian. FOTO ANTARA/Iwan Adisaputra

Festifal Lembah Baliem. Ratusan masyarakat Lembah Baliem menggunakan pakaian adat serta alat perang berupa tombak dan panah menghadiri pembukaan Festival Lembah Baliem ke-22 yang digelar di Jayawijaya, Papua, Senin [8/8]. Pesta budaya Festival Lembah Baliem dilakukan mulai 8-11 Agustus 2011 dengan mengusung tema "Peace For All". FOTO ANTARA/Alexander W Loen
LOMBA PANAH TRADISIONAL. Sejumlah warga bersiap melepaskan anak panah ketika mengikuti lomba panah tradisional di Distrik Kwamki Lama-Timika, Kab. Mimika, Papua, Sabtu [13/8]. Ratusan warga Papua dari tujuh kampung di Distrik Kwamki Lama, mengikuti lomba tersebut selain untuk menyambut HUT RI ke-66, juga guna mengurangi kebiasaan perang suku di antara mereka. FOTO ANTARA/Husyen Abdillah
LOMBA PANAH TRADISIONAL. Seorang warga berusaha melepaskan anak panah ke sasaran ketika mengikuti lomba panah tradisional di Distrik Kwamki Lama-Timika, Kab. Mimika, Papua, Sabtu [13/8]. Ratusan warga Papua dari tujuh kampung di Distrik Kwamki Lama, mengikuti lomba tersebut selain untuk menyambut HUT RI ke-66, juga guna mengurangi kebiasaan perang suku di antara mereka. FOTO ANTARA/Husyen Abdillah

TARING BABI. Pemuda Lembah Baliem menggunakan aksesoris berupa "taring babi" pada lubang hidungnya pada Festival Lembah Baliem ke-22 yang digelar di Jayawijaya, Papua, Senin [8/8]. Taring babi merupakan aksesoris ciri khas masyarakat Papua yang biasanya digunakan masyarakat setempat saat pesta adat dan acara budaya lainnya. FOTO AN/Alexander W Loen

Memperingati 66 tahun Indonesia di daerah yang memberontak agak sedikit sulit, sejarah mencatat mereka biasanya terpaksa atau dipaksa untuk mengikuti upacara atau agenda agenda tujuhbelasan lainnya. istilah dalam bahasa Aceh yang sempat populer saat konflik"han taikot ikuet teuh ngen reo".|AT/Yd/Bbs




0 komentar:
Posting Komentar