
Aceh Timur – Gaji tiga belas di dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh timur yang disalurkan dalam dua hari ini disinyalir penuh dengan aksi “Cubit” oleh dinas pendidikan dan kebudayaan setempat. Cubit tersebut dengan alasan sebagai biaya adminitrasi. Kamis [11/8].
Seorang guru di Aceh Timur kepada Aceh Traffic.com, Pengutipan itu di lakukan saat pegawai negeri menerima gaji 13 yang diserahkan langsung oleh bendahara Dinas. “Setiap guru di kutip Rp.25.000, bayangkan berapa orang guru di Aceh timur? Ujar pagawai negeri itu yang menolak disebutkan namanya.
Sejumlah PNS tidak berani memprotes langsung pengutipan uang tersebut, pasalnya, untuk menanyakan kapan di salurkan gaji 13 saja bisa bermasalah dengan orang dinas. Bahkan jika terus di tanyakan di khawatirkan akan menerima imbas di pindah ke lokasi pedalaman.
Seorang guru yang lain mengungkapkan, kebiasaan gaji guru di kirim langsung ke rekening masing-masing, namun khusus untuk gaji 13, pihak dinas tidak mengirimkan via rekening, tetapi menyerahkan langsung kepada pegawai yang bersangkutan. “ Disanalah pengutipan terjadi”
Bila di kalikan jumlah “Kutipan” dinas tersebut dengan jumlah guru dan pegawai di Aceh Timur sekitar 4.068 orang tersebut maka dinas akan mendapatkan dana segar dari hasil “kutipan liar” itu adalah Rp 101.700.000.
Terkait pengutipan ini, belum di peroleh konfirmasi dari dinas terkait, beberapa kali di hubungi beum berhasil tersambung.| AT/Rd

0 komentar:
Posting Komentar