News Update :

Warga Lhokseumawe Serbu Pasar Murah

Selasa, 26 Juli 2011


Lhokseumawe – Warga Kota Lhokseumawe menyerbu pasar murah yang digelar di lapangan Hiraq, Senin [25/07]. Pasar murah ini dibuka untuk membantu kebutuhan pokok bagi masyarakat menjelang bulan puasa,  yang dilaksanakan oleh Disperindagkop dan UKM Aceh. 

Tim pemantau dari Disperindagkop dan UKM Aceh untuk wilayah kota Lhokseumawe Beti Damayanti, SE. kepada The Aceh Traffic, Senin [25/07] mengatakan pasar rakyat atau pasar murah yang diselenggarakan Disperindagkop dan UKM Aceh untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1432 H / 2011 M akan dilaksanakan di lima wilayah, yaitu Lhokseumawe, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh barat dan Banda Aceh. Untuk wilayah Lhokseumawe pasar rakyat dilaksanakan selama empat hari yang dimulai dari hari ini, Senin [25/07]. 
Sejumlah warga membeli kebutuhan bahan pokok di pasar murah yang digelar di Lapangan Hiraq, Lhokseumawe, 25 Juli 2011 [Photo: The Aceh Traffic]
Sementara itu Kabid Perdagangan dan Penanaman Modal, Iskandar dari Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe saat dijumpai dilokasi pasar rakyat tersebut kepada The Aceh Traffic, Senin [25/07], mengatakan “ kalau dari Disperindagkop dan UKM Aceh mengatakan untuk di Lhokseumawe dibuat satu tempat saja, tetapi saya dari Disperindagkop dan UKM daerah Lhokseumawe membuat empat titik yaitu hari pertama di Kecamatan Banda Sakti lapangan Hiraq Lhokseumawe dengan jenis barang gula pasir 5000 kg, minyak goreng 5000 kg, tepung terigu 1350 kg, dan telur ayam 6000 butir, hari kedua di Kecamatan Muara Dua disamping hotel Lido Graha dengan jenis barang gula pasir 4000 kg, minyak goreng 4000 kg, tepung terigu 1350 kg, dan telur ayam 5000 butir, hari ketiga di laksanakan di kecamatan blang mangat di lapangan bola depan kantor camat dengan jenis barang gula pasir 2500 kg, minyak goreng 2500 kg, tepung terigu 1350 kg, dan telur ayam 4000 butir, dan dihari terakhir di kecamatan muara satu di simpang line pasar promosi dengan jenis barang gula pasir 2500 kg, minyak goreng 2500 kg, tepung terigu 1350 kg, dan telur ayam 5000 butir,”. 

“Untuk pembelian barang sembako tersebut kami membatasi jumlahnya. Untuk pembelian minyak makan maksimal hanya dapat dibeli masing-masing 2 kg/orang dengan harga Rp. 8500,-/kg, tepung terigu maksimal hanya dapat dibeli masing-masing 2 kg/orang dengan harga Rp. 6000,-/kg, gula pasir juga maksimal hanya dapat dibeli masing-masing 2 kg/orang dengan harga Rp. 9000,-/kg, sedangkan untuk pembelian telur maksimal hanya dapat dibeli masing-masing 10 butir/orang dengan harga Rp. 900,-/butir”, jelasnya. | AT/Hrm

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016