News Update :

Sudan Selatan Rayakan Kemerdekaan

Sabtu, 09 Juli 2011

Juba - Sudan Selatan sudah mulai merayakan kemerdekaan mereka sejak pagi tadi, Sabtu [09/07]. 

Orang-orang di Juba, ibukota Sudan selatan masa depan, memainkan drum, menari dan menyanyi lagu “soon-to-be”, lagu kebangsaan negara terbaru di dunia itu.

Seorang pria memegang bendera negara baru Sudan Selatan dalam latihan rutinitas mereka sebagai persiapan perayaan kemerdekaan, di Juba, 7 Juli 2011.  [Photo/Agencies]

Sebuah upacara resmi besar akan diselenggarakan di Makam John Garang, pemimpin Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan. 

Salva Kiir Mayardit diharapkan menandatangani Konstitusi Transisi Republik Sudan Selatan dan mengambil sumpah jabatan sebagai presiden pertama Sudan selatan.
Anggota kelompok Agar Lmarol dari negara bagian Lake di Rumbek melakukan tarian perayaan tradisional selama persiapan upacar hari kemerdekaan di Juba, Sudan Selatan, 6 Juli 2011. [Photo/Agencies]

Presiden Sudan Omar al-Bashir, Sekjen PBB Ban Ki-moon dan perwakilan dari Liga Arab, Uni Afrika dan Uni Eropa diperkirakan akan menghadiri upacara.

Selama referendum untuk menentukan nasib sendiri pada bulan Januari, hampir 99 persen dari pemilih Sudan selatan menyetujui pemisahan diri dari negara Sudan. Hasilnya diakui oleh pemerintah Sudan dan masyarakat internasional. Kini membuka jalan bagi kemerdekaan Sudan Selatan pada 9 Juli.| AT/ZK/China Daily


Seorang pria yang kembali dari Sudan utara duduk diatas karung beras bantuan Program Pangan Dunia (WFP) di Juba, 7 Juli 2011. [Foto / Agencies]

Seorang pria membawa tarian dengan kembang api selama perayaan hari kemerdekaan Sudan Selatan di Juba, 9 Juli 2011. [Foto / Agencies]

Tentara Pembebasan Rakyat Sudan Selatan (SPLA) berbaris selama latihan upacara Hari Kemerdekaan di Juba, 7 Juli 2011. [Foto / Agencies]

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016