News Update :

PWA Kutuk Pelaku Pengancam Gorok Wartawan

Sabtu, 09 Juli 2011



Persatuan Wartawan Aceh (PWA) sama sekali tidak dapat menerima   tindakan pelecehan kebebasan pers, yang menimpa saudara  Mulyadi,  wartawan Rakyat Aceh wilayah kerja Pidie Jaya. 

Kita mengutuk dan mengecam keras sikap  saudara M Nasir salah seorang pengurus DPD II KNPI Kabupaten Pidie Jaya,  yang mengancam  akan memotong  leher kulitinta dimkasud jika tidak segera meninggalkan Meureudu pada hari itu juga, Rabu, 6 Juli 2011.

Pengakuan terancam, dirinya tidak ada persoalan dan utang-piutang dengan saudara M. Nasir, kecuali Mulyadi Wartawan Rakyat Aceh itu, pernah menulis di media ia kerja dengan judul PPK Diminta Audit Dana KNPI Pidie Jaya. 
“Saya ndak ada persoalan dan utang-piutang dengan pengurus DPD II KNPI Pidie Jaya yang bernama M. Nasir dan saya dincam potong leher apabila tidak segera meninggalkan Meureudu pada hari itu juga (Rabu 6/7-red), jika masih berkeliaran di daerah ini akan saya angkat bawa naik ke atas dan ku potong leher kamu,” demikian lukis Mulyadi mengulang apa kalimat ancaman keras oleh M. Nasir kepada sejumlah pengurus DPP PWA, Jumat 8 Juli 2011.

Atas tindakan pelecehan kebebasan pers di atas,  sikap DPP PWA  sebagai berikut:

1.    Kami prihatin dan mengecam keras pelaku. Mestinya, kekerasan atau ancaman terhadap pekerja media seperti itu tidak perlu terjadi. Pimpinan dan anggota tempat menghimpun pemuda dan warga masyarakat mesti menghormati kerja-kerja profesional wartawan dalam dan setiap pemberitaan demi terwujud pembangunan dan demokrasi yang sehat.

2.    Pers adalah pilar paling kokoh dalam menjaga tetap tegaknya demokrasi.  Soalnya  demokrasi berkembang baik dan sehat bila pers berkembang dengan baik.

3.    Pers juga perlu terus dan konsisten menjaga netralitasnya dalam ikut merawat kesinambungan demokrasi melalui sajian beritanya bagi publik.

4.    Pesan-pesan pembangunan, terutama di daerah  terpencil dan pedalaman seperti Pidie Jaya sudah memberikan bukti betapa pentingnya pers, pers  begitu konsisten memainkan peran memberikan informasi bagi masyarakat serta  meminta masyarakat dan pihak-pihak lain harus menghormat para pekerja pers.

5.    PWA meminta pihak berwenang mengusut  tuntas dan adili saudara M. Nasir sesuai hukum berlaku di negeri kita ini.




Demikian Press Release kami perbuat.


DEWAN PENGURUS PUSAT
PERSATUAN WARTAWAN ACEH


Ketua Umum            Wakil Ketua Hukum & Advokasi
   dto                                        dto
H. Muhammad AH                Erwin

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016