News Update :

Aktivis Pro Palestina Asal Perancis dan Belgia Dideportasi Dari Israel

Kamis, 07 Juli 2011



YERUSALEM - Beberapa aktivis pro-Palestina yang berasal dari Perancis dan Belgia yang tiba melalui Bandara Internasional Ben-Gurion telah dideportasi kembali oleh pemerintah Israel dalam beberapa hari terakhir, seperti dilansir harian lokal Ha'aretz pada Rabu [06/07].

Kedatangan kelima orang tersebut dicurigai mendukung perjuangan Palestina, menurut laporan tersebut. 

Penyelenggara acara "Selamat datang ke Palestina" mengatakan bahwa ratusan aktivis yang kebanyakan dari Eropa berencana untuk terbang ke Israel dalam beberapa hari berikutnya, untuk mengikuti acara solidaritas untuk palestina di Tepi Barat.

Pihak keamanan Israel telah siap siaga di pos pemeriksaan dan bandara untuk mengantisipasi masuknya para aktivis dari luar negeri yang dipastikan mereka akan mengikuti acara tersebut.

"Saya sudah memiliki tiket untuk hari Jumat" Ujar Nicolas Sheshni dari aktivis Perancis , menurut situs berita Ynet.

Dia juga menambahkan mereka tidak punya niat untuk melakukan unjuk rasa politik di dalam wilayah Israel.

“Kami hanya ingin tur ke wilayah Palestina dan ingin menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina”, kata Shesni. 

Situasi itu membuat polisi dan pasukan keamanan Israel lainnya mengerahkan ratusan pasukan yang berseragam dan berpakaian preman untuk menggagalkan tindakan aktivis pro palestina yang dianggap mengganggu kedaulatannya. 

“Siapapun yang mencoba untuk melanggar hukum dan mengganggu ketertiban umum tidak akan diizinkan untuk masuk Israel, dan akan dikembalikan ke negara asal mereka," Ujar Yitzhak Aaronovitch, Menteri Keamanan Publik Israel pada Selasa [05/07]. | AT/ZK/Rd/Xinhua

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016