News Update :

WEF Perkirakan Konstelasi Hubungan AS dan China Masih Memanas

Senin, 13 Juni 2011



JAKARTA - World Economic Forum (WEF) on East Asia memperkirakan konstelasi hubungan Amerika Serikat dan China masih akan memanas, meski secara ekonomi keduanya saling membutuhkan.

Ian Bremer, Presiden Euroasia Group USA, menilai AS dan China sebenarnya saling membutuhkan. Namun, tanpa diharapkan perselisihan terjadi karena perusahaan-perusahaan di barat menganggap China mencuri teknologinya.

“Kedua negara ini saling membutuhkan, tapi bsia saja nda mengatakan tidak ingin perang, tapi perang yang menginginkan anda. Kalau mau membaik, perusahaan-perusahaan harus membuka diri,” tuturnya di acara WEF on East Asia, hari ini.

Menurutnya, mulai mendominasinya China di dunia sebenarnya karena secara tak langsung dibentuk oleh peradaban AS. Contohnya, tergabungnya China di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), lembaga bentukan AS, memberikan keuntungan yang besar bagi Negeri Tirai Bambu tersebut.

“China ikut serta dalam WTO dan dia ikut yang dibentuk AS dengan nilai-nilai peradaban barat. China dapat keuntungan yang luar biasa. Jadi ini adalah buah dari dominasi barat,”tuturnya.

Yang Xiyu, Senior Fellow China Institution of International Studies, menjelaskan hubungan China dan AS saat ini berada pada titik tengah, di mana keduanya sama-sama sedang mengalami perubahan kekuatan ke arah yang berlawanan.

AS sejak lama menajdi negara adidaya di dunia, di sisi lain China sedang meningkat untuk menjadi negara adidaya. | Bisnis Indonesia
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016