LHOKSEUMAWE
- Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Gema Seni Insan Kampus (Gesbika)
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, melakukan demonstrasi
di depan kampusnya. Jumat [10/6]. Mahasiswa kesal kepada pengelola perguruan
tinggi itu yang kurang peduli terhadap Seni
Demonstrasi
tersebut berlangsung pada pukul 09.00 Wib, para mahasiswa menuntut agar
organisasi seni yang ada di kampus tersebut agar diperhatikan dan pihak kampus untuk mendanai sepenuhnya
kegiatan mereka untuk berangkat ke Riau.
Koordinator
Aksi meminta agar pihak kampus untuk menjumpai mereka yang sedang melakukan
demonstrasi. Aksi demonstrasi tersebut juga ditanggapi oleh Pema STAIN
Malikussaleh, Pema menyesali sikap yang telah dilakukan oleh kawan-kawan dari
Grup seni Kampus, karena tidak memberitahukan aksi demonstrasi ini kepadanya.
Pembatu
Ketua II STAIN Malikussaleh, yang dihubung Aceh Traffic melalui telpon seluler
mengatakan, “sebenarnya yang diundang itu siapa, Pemko Lhokseumawe atau memang
Grup seni dari STAIN? Kalau memang pemko yang diundang kenapa harus STAIN yang
menanggung semua? Ketika ditanya surat undangan bahkan mereka menjawab sudah
hilang” Ujar Munawar Khalil.
Beliau
juga juga berharap ini menjadi pengalaman karena saat ini telah terjadi krisis
kepercayaan, ketika mahasiswa telah tidak mempercayai kami ini ketika kami
diberi kepercayaan untuk menjalankan roda pemerintahan kampus, mungkin ini juga
tanda akhir masa. Ujarnya.| AT|Ag|

0 komentar:
Posting Komentar