Takengon – Pelantikan empat
Dewan Perwakilan Daerah Nasional Demokrat yang dilaksanakan di lapangan
Muzarah Alun di Takengon, Sabtu, [25/6].
Pada kesempatan tersebut Surya Paloh
sebagai Ketua Nasional Demokrat berorasi didepan dua ratusan simpatisannya
tentang nasionalis Aceh.
“Jangan pernah meragukan komitmen
nasionalis masyarakat Aceh, siapapun yang meragukan komitmen nasionalis masyarakat
Aceh adalah orang orang yang telah melupakan sejarah” ucapnya.
Masyarakat Aceh sejak perang melawan
portugis, Belanda dan Jepang selalu berkomitmen terdepan, sama halnya setelah
perang kemerdekaan Aceh sangat berperan terhadap kemerdekaan Indonesia. Tetapi
yang telah dilakukan oleh masyarakat Aceh tidak sesuai dengan yang diterima
sampai saat ini.
“Masyarakat Aceh susah, yang miskin tambah
miskin, untuk membiayai pendidikan tinggi saja tidak mampu.
Para pemimpin saat ini masih
berperilaku bohong, hingga menciptakan ketidak-adilan, masyarakatnya diadu domba
sesamanya sehingga bangsa ini terjebak dengan mana yang benar dengan mana yang
salah, tidak bisa dibedakan karena muka ditutupi dengan topeng permainan. akhirnya
terjadilan perlawanan melawan pemimpin bohong.
Disamping itu, ketika diwawancara
oleh Reporter AcehTraffic.com terkait belum terimplementasinya MoU Helsinki dan
kisruh pelaksanaan pemilukada disebabkan oleh keputusan, MK Surya Paloh mengakui
bahwa MoU belum terimplementasi sebagai mana mestinya.
“Ini harus diperjuangkan bersama sama oleh
semua komponen, harus dilanjutkan sesuai kesepakatan, begitu juga masalah calon
independen lanjutkan. Katanya seraya bergerak menuju mobilnya bernomor polisi 1
SP dan dikawal ketat oleh anak buahnya.
Dalam acara pelantikan itu, yang
dilantik antara lain Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Takengon. | AT/Yd/Rd


0 komentar:
Posting Komentar