SANAA – Pasukan pendukung Presiden Ali Abdullah Saleh rayakan suksesnya
operasi presiden yang terluka akibat serangan roket dari pihak oposisi beberapa
waktu lalu. Dalam pesta itu, pasukan pemerintah menurunkan senjata jenis Bazoka, Ak 47 dan meriam pun tak ketinggalan. Kamis
[9/6]
Akibat pesta yang
terjadi pada malam hari itu, sedikitnya dua orang yang sedang berada di sekitar
kampus Darul Ulum Asy-Syar’iyah Hudaedah Yaman Selatan tewas akibat di sambar
peluru nyasar.
“Darah kami sudah mengalir untuk membalas serangan rudal dari
kelompok oposisi [Mua’ridhin],” Teriak kelompok Pro Pemerintah [Mu’Tamirin] sambil melepaskan tembakan. |
Muklas melaporkan dari Yaman.

0 komentar:
Posting Komentar