
Wina - Rusia dan China bergabung dengan koalisi Barat mengeroyok
Iran. Enam negara anggota Dewan Keamanan (DKK) PBB, Rusia, China, Amerika
Serikat, Jerman, Prancis dan Inggris mengecam pernyataan Iran, yang ingin
mengintensifkan pengembangan nuklir demi kepentingan militernya
“Kami
mengecam pernyataan Iran dan meminta negara itu bekerja sama sepenuhnya dengan
Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Kalau ada masalah, mari dipecahkan
bersama dengan pengecualian keberadaan dimensi militer dalam program nuklir
Iran,” pernyataan enam negara koalisi itu dalam pertemuan Badan Energi
Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria, Kamis (9/6). Sehari setelah Iran
mengumumkan rencana mempercepat program nuklirnya yang sensitif.
Kekhawatiran
keenam negara itu meningkatkan tiga kali lipat produksi uranium bermutu
tinggi, termasuk menggeser pabriknya ke sebuah bunker bawah tanah yang mungkin
tidak terdeteksi US atau serangan udara Israel.
Secara
terpisah, utusan Washington menyatakan, rencana Iran mempercepat pengayaan
dengan model yang lebih canggih sangat bertentangan dengan tuntutan
internasional mengekang aktivitas nuklir Iran.
Bila
Iran menolak menghentikan pengayaan nuklir, PBB bakal memberikan sanksi melarang
Iran sebagai produsen minyak selama empat putaran. Negara Mullah itu juga ditawarkan
pemberian insentif perdagangan bila menghentikan pengayaan.| sumutcyber.com

0 komentar:
Posting Komentar