News Update :

Warga Miskin Susah Dapat Minah, Oknum dan Mafia Selundup kan Ke Medan

Sabtu, 28 Mei 2011


Lhokseumawe--- Antrian minyak tanah bersubsidi kembali terjadi di di jalan Medan – Banda Aceh Simpang Ardhat Kota Lhokseumawe, Sabtu [28/05]. Puluhan warga sangat berantusias mengantri untuk mendapatkan minyak, antrian tersbut dimulai pada pukul 10.00 Wib.

Jeringen minyak tanah terlihat berjejer rapi di depan pangkalan, namun ada rasa kecewa dari warga yang mengantri minyak tersebut, karena pihak pangkalan minyak tidak menepati janjinya seperti yang telah dijanjikan kepada warga yang sedang mengantri.

“Wah kami kecewa karena setelah kami mengantri seharian malah dibilang tidak ada minyak, tadi pihak pangkalan mengatakan pukul 16.00 Wib kita istrihat sebentar karena Adzan shalat Ashar telah berkumandang, kemudian pukul 16.30 Wib dibuka kembali namun dibilang minyaknya sudah habis” Ujar salah seorang yang ikut mengantri.

Warga juga kecewa kepada dipangkalan minyak karena sikapnya  yang sedikit kasar ketika sedang melayani warga. 

Selain itu kemacetan distribusi minyak jatah masyarakat itu di duga kuat akibat terjadinya permainan mafia minyak, yang  menjual dengan harga mahal kepada oknum-oknum penyelundup. Kemudian oknum tersebut menyelundupkan ke Sumatera Utara karena disana di jual bukan harga subsidi. 

“Penimbunan dan penyelundupan mitan subsidi asal Aceh ke luar daerah, baru akan berhenti setelah Pertamina menyetop total mitan subsidi dan pelaksanaan konversi mitan ke gas elpiji isi 3 kg sudah berjalan 100 persen di seluruh Aceh,” ungkap Wakil Ketua II Koordinator Bidang Prekonomian DPRA, Drs Sulaiman Abda kepada media, Minggu [22/5] lalu. |[AT/Ag/Rd]


Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016