News Update :

Perampok Tembak Karyawan SPBU Langsa, dan Gasak Rp 270 Juta

Selasa, 24 Mei 2011


LANGSA - Dua orang petugas SPBU di Kota Langsa, Taufik (30 tahun) dan Elyuzan (44 tahun) menjadi korban perampokan. Keduanya ditembak pelaku dengan senjata api dibagian kaki dan tangan korban. Setelah menembak korban, pelaku perampokan merampas tas berisi uang sebesar Rp 270 juta yang saat itu dibawa Taufik. 

Perampokan uang SPBU ini terjadi tadi pagi sekitar pukul 09.00 wib. Saat itu dua orang petugas SPBU yang terletak di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Desa Sungai Lueng, Kota Langsa, sedang di dalam mobil kijang panter dan sedang bergerak menuju bank BNI di kota langsa. 

Sekitar 300 meter dari SPBU, atau tepatnya di sekitar sekolah SMA Negeri-2 langsa, tiba-tiba mobil korban di dekati oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor. Keduanya memakai helem dengan kaca gelap menutup seluruh wajah mereka. 

Tiba-tiba terdengar suara keras seperti benturan mirip suara tabrakan. Kedua korban tidak peduli karena harus buru-buru ke bank. Tapi tiba-tiba terdengar lagi suara yang sama dan keduanya terkejut karena terlihat dua orang sudah menempel didekat mobil. Salah seorang yang berboncengan dibelakang menodongkan pistol ke arah Elyuzar yang sedang menyetir mobil.
“ Mulanya saya tidak curiga ada apa-apa, saya fikir hanya tabrakan biasa, kami pun melaju terus, kami terkejut ketika mereka menodongkan pistol kearah kami dan minta kami menyerahkan uang yang didalam tas,” ungkap Taufik. 

“ Mereka terus menembak, mungkin sebanyak empat kali tembakan, saya tidak tau tembakan keberapa tangan saya kena tembak,” Ungkap Elyuzar. 

“ Karena gugup saya tidak tau kalau kaki saya sudah terkena tembak, tiba-tiba saya meresa kaki saya dingin dan berdarah,” Ungkap Taufik. 

Memang setiap pagi kedua petugas SPBU ini menyetor uang ke bank BNI. Untuk hari senin jumlah uang lebih banyak dari hari biasa karena sabtu dan minggu  uang tidak disetor karena bank tutup. 

Saat ini kedua korban yaitu Taufik yang terkena tembakan di betis kanan dan Elyuzar di lengan kanan sedang dirawat di rumah sakit Cut Nyak Dhien Langsa. Rencananya puku 15.00 wib sore tadi dokter akan melakukan operasi pembersihan ditempat yang terkena tembakan. 

Sementara pihak kepolisian Polres Langsa terus melakukan pengejaran dan pencarian kedua perampok  yang sampai saat ini belum berhasil ditangkap. Sejak lima tahun terakhir lokasi terjadinya perampokan tersebut memang dikenal rawan terjadinya perempokan. Lokasi tersebut dikenal dengan nama daerah SMA Negeri -2 atau daerah Sungai Lueng. 

Pernah dalam dua tahun saja terjadi sedikitnya tiga kali kasus perampokan ditengah jalan. Modusnya sama, pelaku merampok saat korban sedang berkenderaan di sekitar lokasi tersebut. [Ivo Abdul Muis]       
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016