News Update :

Pembunuh Wartawati Manila Segera Dibawa ke Pengadilan

Selasa, 10 Mei 2011


MANILA --Polisi Malabon City, Filipina, mengajukan empat tuduhan terhadap tersangka pembunuh Marlina Flores-Sumera, seorang penyiar. Malabon City adalah bagian dari Metro Manila. Nama tersangka tersebut adalah Carlos Alejandro, diduga dari Partisano-Armadong Operatiba ng Partidong Pilipinas ng Marxista-Leninista (Sayap Bersenjata Partai Marxis-Leninis Filipina). Demikian laporan Center for Media Freedom and Responsibility (CMFR), mitra Kanal Informasi di Manila. CMFR adalah salah satu pendiri Southeast Asian Press Alliance (SEAPA), yang bermarkas di Bangkok. Senin [9/5]

Roland Sibal, pengacara keluarga Sumera, mengatakan kepada CMFR bahwa polisi setempat percaya Alejandro dan para tersangka lainnya disewa untuk membunuh Sumera. GMAnews Online menulis bahwa kelompok tersangka pembunuh ini diidentifikasi sebagai "reinkarnasi" dari grup terkenal pada 1990an yang memisahkan diri dari Partai Komunis Rakyat Filipina-New's Army.

Sumera, seorang penyiar radio dzME, dibunuh pada 24 Maret 2011 di dekat rumahnya dalam perjalanan ke studio radionya. Ia membahas sebuah sengketa proyek yang melibatkan orang-orang kuat di Manila. Proyek tersebut meliputi pelebaran jalan, peningkatan saluran dan pembangunan gedung serbaguna. Sumera adalah perempuan pertama dan wartawan ketiga yang tewas dalam tugas di bawah pemerintahan Benigno Aquino III. Tiga pembunuhan lainnya ternyata tidak terkait dengan pekerjaan mereka sebagai jurnalis.|  KANALINFORMASI 

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016