BANDA ACEH- Tim penjinak bom Kepolisian Daerah Aceh menghentikan sementara penggalian bom yang ditanam di sebuah rumah di jalan taman siswa Dusun Seroja, Merduati Banda Aceh. Bom tersebut ditanam Pepi, teroris asal pulau Jawa, yang ditangkap di Aceh Kamis pekan lalu.
Petugas kesulitan mengangkat rangkaian bom, karena terdapat kabel yang dikhawatirkan meledak saat proses penggalian. Lokasi bom berada dibawah lemari kamar tidur Pepi, yang telah dicor sedalam 1 meter itu.
Tim penjinak bom terlihat meninggalkan lokasi sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (26/4). Mereka juga membawa sejumlah kardus berisi barang bukti yang ditemukan di rumah tersangka.
Sebelumnya Polisi menemukan bahan untuk membuat bom berupa mesiu yang disimpan dalam celengan seberat tiga kilogram. Selain celengan, polisi juga menemukan kabel, senter dan golok, serta sebuah alat yang diperkirakan digunakan untuk memadatkan bahan bom.
Rumah itu milik Muhammad Fadil, 32 Tahun, warga Merduati Banda Aceh. Dia menjadi tersangka karena menampung dua orang teroris asal pulau Jawa tersebut. Rumah bantuan tipe 36 itu, berada di pemukiman padat penduduk.
Rencananya Polisi akan kembali bekerja esok hari. Namun belasan Polisi masih ditempatkan untuk mengamankan lokasi penemuan bom.|Atjehpost
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar