- Dua Kepala Dinas Tolak Dimutasi
LHOKSEUMAWE-Pelantikan pejabat struktural Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe, nyaris ricuh. Pasalnya, dua kepala dinas menolak dimutasi dan tidak hadir. Hal ini adanya tarik menarik dua kubu antara Walikota Lhokseumawe Munir Usman dengan Wakil Walikota, Suaidi Yahya.
Akibatnya, pelantikan seharusnya dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 Wib ini, akhirnya dimulai 17.35 WIB. Dalam pelantikan ini juga pengamanan terbilang ketat. Hampir semua satuan aparat keamanan hadir dilokasi pelantikan bertempat di Aula Setdako. Bahkan pintu aula tempat dilaksanakannya pelantikan sempat dikunci oleh petugas Sarpol PP. Tujuannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Seharusnya dipelantikan kali ini dilantik tiga kepala dinas dan satu kepala badan, yaitu Dinas Syariat islam, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, Pemudan dan Olahraga, serta Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Namun hanya dua yang dilantik atau dimutasi yaitu Dinas Syariat Islam dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan, terpaksa ditunda akibat adanya saling tarik menyangkut politik.
“Mutasi dua pejabat ini terpaksa kita tunda sementara,” ujar Walikota Lhokseumawe, H Munir Usman, dengan singkat kepada koran ini, kemarin tanpa menyebutkan kenapa bisa tertunda.Isu yang beredar di luar terkait batalnya dua pejabat yang gagal dilantik itu, selain tidak hadir dalam pelantikan itu, juga dikarenakan adanya kabar kalau kedua pejabat itu menolak diganti.
Alasannya orang nomor dua dilingkungan pemerintahan Kota Lhokseumawe, tidak menyetujui kalau kedua pejabat itu diganti.“Pak wakil tidak setuju kalau kedua pejabat ini turut dimutasi. Makanya pelantikan sempat tertunda dan hampir terjadi keributan karena saling mempertahankan orang pilihan masing-masing,” ujar seorang sumber kepada koran ini.
Adapun pejabat yang dilantik dan dimutasi itu antara lain, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Ramli Ismail, dimutasi dan digantikan oleh Mursal AB, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setdako. Sedangkan Ramli Ismail sendiri menjabat Asisten II. Selanjutnya, Kadis Syariat Islam Kota Lhokseumawe, Mursyid Yahya, digantikan oleh Murad AB.
Sementara Kadis Pekerjaan umum, Ir T Zahedi, seharusnya digantiikan oleh Ir Kamaruzzam ditunda pelantikannya bersamaan dengan Kepala Badaln Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Ishak Rizal yang seharusnya dimutasi digantikan oleh Zulkifli.
Padahal, Zulkifli dan Ir Kamaruzzaman dalam pelantikan ini telah hadir dilokasi dengan menggunakan pakaian lengkap karena akan dilantik. Namun akibat terjadinya saling tarik politik, maka kedua pria batal dilantik. Pelantikan ini juga, walikota memutasi Kabag Humas Setdako Lhokseumawe, Sofyan dan digantikan dengan TM Zuhri.|www.rakyataceh.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar