BANDA ACEH - Tim SAR Aceh Utara sejak pukul 16.00 sore ini sudah menghentikan pencarian terhadap dua korban tabrakan kapal yang masih dinyatakan hilang. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi, Sabtu(16/4).
Sekretaris Tim SAR Aceh Utara Hasbullah mengatakan, pihaknya menurunkan 8 personil ditambah 5 anggota TNI Angkatan Laut melakukan penyisiran hingga ke atas laut Langsa dan Jambo Aye. "Kami mencari sampai ke lokasi kejadian, tetapi mereka belum ditemukan," kata Hasbullah.
Ia juga meralat keterangan sebelumnya yang menyebut lokasi kejadian berada 60 mil di atas Jambo Aye. Yang benar, kata dia, 30 mil di atas Kuala Idi. "Itu sudah termasuk jalur pelayaran internasional," kata Hasbullah.
Peristiwa tabrakan kapal barang MV Champion dengan kapal tanker terjadi pada Kamis (14/4) dinihari, dan baru diketahui pada pukul 17.00 WIB kemarin.
Di lokasi kejadian, Tim SAR tidak menemukan bangkai kapal. Hasballah memperkirakan kapal barang kecil kapasitas 30 ton itu telah tenggelam."Tidak bisa diselami karena di laut dalam dan berada di jalur internasional."
Menurut Hasbullah, lokasi kejadian sebenarnya terlarang untuk kapal kecil. Sebab, itu adalah jalur khusus untuk kapal tanker."Istilahnya, bawa sepeda motor, tapi masuk ke jalan tol," ujarnya.
Rencananya, upaya pencarian dua korban hilang itu akan dilanjutkan besok pagi dengan menggunakan kapal milik TNI Angkatan Laut.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polisi Air Kuala idi, Aceh Timur, Aiptu Zainir mengatakan, 8 awak kapal yang selamat telah dikembalikan ke Belawan, Sumatera Utara. "Besok proses pencarian akan dilanjutkan," ujar zainir|Sumber Atjehpost.DBS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar