BANDA ACEH -Sejumlah kader Partai Aceh mendatangi pimpinan mereka di
rumah yang sempat ditempati pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Hasan
Tiro di Jalan Pemancar Lamteumen Banda Aceh, Selasa (29/3). Dihadiri
pimpinan tertinggi Partai Aceh seperti Malik Mahmud, Zaini Abdullah dan
Muzakir Manaf, pertemuan tertutup dari sore hingga malam itu digelar
dua jam setelah kantor Pantai Aceh Bireuen diamuk kader mereka sendiri.
"Ini hanya silaturahmi dan saling bertukar informasi tentang kondisi
kekinian di Aceh," kata Muzakir Hamid, Juru Bicara Partai Aceh.
Rumah berlantai dua itu sesak pengunjung. Sebagian undangan malah tak
bisa masuk ke dalam. Mereka hanya bisa mengintip dari balik pintu
utama. Wartawan The Atjeh Post yang bermaksud meliput pertemuan itu
hanya dibolehkan menunggu di pos keamanan.
Muzakir Hamid menyebutkan, selain bersilaturahmi, kesempatan itu juga
digunakan untuk memperkenalkan bakal calon Gubernur dan Wakil Guburnur
dari Partai Aceh, Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Menurut Muzakir,
Malik Mahmud Perdana Menteri GAM, mengajak seluruh kader partai untuk
menyamakan barisan dan mendukung pasangan yang telah mereka tentukan
itu.
"Beliau mengharapkan rakyat Aceh tetap bersatu, dan tidak melupakan
sejarah perjuangan, kita perlu terus melakukan konsolidasi untuk
memperkuat barusan,"sebutnya.
Kemarin, kantor Partai Aceh di Bireueng diserang massa yang
menamakan dirinya angkatan Muda Partai Aceh. Mereka merusak kantor dan
melukai anggota partai. Pemicunya ada kebijakan partai yang tak mereka
setujui. Mereka tak setuju Zaini dan Muzakir Manaf didaulat mewakili
Partai Aceh dalam Pemilukada mendatang. Mereka menilai Irwandi Yusuf lah
yang pantas didukung partai.
Muzakir menyebutkan, keputusan partai Aceh itu sudah final. tak ada
niatan dari mereka untuk merubah sikap yang telah diumumkan satu bulan
lalu itu. "Semua mendukung calon yang kita usung, kalau ada satu dua
orang yang tidak mendukung itu hal biasa dalam demokrasi," katanya.
Kata Muzakir pihaknya sudah melakukan pengenalan calon yang mereka
usung di semua wilayah. "Untuk pantai timur sebagian besar sudah
dilakukan, kali ini kita mengundang dari pantai barat,"sebutnya.
Sementara itu Mahmudi, kader Partai Aceh dari Nagan Raya mengaku
datang untuk mendengarkan amanat dari malik Mahmud. Pria berusia sekitar
35 tahun itu mengaku akan tetap mengikuti keputusan partai. "Memang ada
juga di sana yang mendukung irwandi, tapi kami juga harus mendengar
komando," sebutnya. []
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar