
Lhokseumawe— Di duga terkait dengan pelarian teroris di Medan Sumatera Utara, 13 Laki-laki asal Lubuk Pakam Deli Serdang Sumatera Utara di bekuk polisi dari Mapolres Lhokseumawe di sebuah rumah kost di Jln Kenari Kuta Blang Kota Lhokseumawe, Senin (27/09). Kedatanganya ke Lhokseumawe mengaku sebagai sales buku agama.
Pengrebekan itu terjadi sekitar 22.00 wib, setelah ditangkap, selain mjengangkut ke 13 ke Mapolres Lhokseumawe untuk di mintai keterangan, polisi juga membawa sejumlah buku agama, buku matematika. Selain itu polisi juga mengklaim mendapatkan satu bungkus kecil ganja kering dari pemuda yang di duga terkait jaringan teroris itu.
Kepala satuan reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Bambang Sugihartono, S.ik, kepada wartawan, mengatakan penggrebekan di lakukan berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya sejumlah pemuda di sebuah rumah barak di desa mereka.
”Informasi tersebut kita tindak lanjuti, untuk kita periksa, dari data awal mereka berasal dari Lubuk Pakam Deli serdang, mengenai mereka terkait atau tidak dengan teroris, nanti setelah pemeriksaan,” Ujar Kasatreskrim AKP Bambang Sugihartono, S.ik
Informasi yang beredar menyebutkan laki-laki tersebut sudah berada di sekitar Lhokseumawe sejak dua hari yang lalu. Sebelumnya mereka sempat mencari rumah sewaan di kawasan desa Kandang, namun usaha tersebut sia-sia, karena warga di desa Kandang enggan menyewakan rumah ke pada laki-laki yang tak di kenal tersebut. Akhirnya mereka mendapatkan rumah kost di jalan kenari kelurahan Kuta Blang kecamatan Banda Sakti, baru dua malam mendiami rumah tersebut, mereka di grebek.
Senin dinihari, kemarin Polres Aceh Timur di Idi juga melakukan razia terhadap kenderaan umum antar propinsi, dalam razia tersebut polisi memeriksa KTP dan menggeledah tas penumpang terutama yang berbadan tegap dan memakai celana yang model banyak kantong (***)

0 komentar:
Posting Komentar