News Update :

Setelah BW, Abraham Samad, Kini Novel Baswedan, Ini Kisahnya

Jumat, 01 Mei 2015


Jakarta | acehtraffic.com - Nasib Ketua KPK non Aktif dan Komisioner KPK Bambang Widjojanto muncul kasusnya setelah menetapkan Calon Kapolri Komjen Budi Gunawan menjadi tersangka, kini Komisaris Novel Baswedan seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijemput dinihari tadi. 

Novel muncul kasusnya setelah memimpin pengusutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) di Korps Lalu Lintas Polri pada tahun 2012 silam.

Setelah itu, pelaporan terhadap dirinya melakukan penganiaan berat terhadap salah satu tersangka pencuri sarang waled pun muncul. 

Abraham Samad

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Abraham Samad pasca menetapkan Calon Kapolri Komjen Budi Gunawan yang kini menjabat Wakapolri. Pasca itu  pelaporan terhadap dirinya memalsukan dokumen kependudukan pun muncul. 

Ia dilaporkan seorang perempuan yang bernama Feriyani Lim   melaporkan kasus Abraham sebagai orang yang membantu menguruskan kelengkapan berkas pembuatan paspor pada 2007 di Makassar. 

Karena laporan itu kemudian Mabes Polri menetapkan Abraham Samad sebagai tersangka, pada, 28 April 2015 Abraham resmi ditahan Polda Sulsel, dan tak lama kemudian status penahanan Abraham ditangguhkan. 

Terkait kasus yang menimpa Abraham,  tEMPO.CO, Kamis 30 April 2015 merilis penyataan Koordinator tim advokasi Abraham, Adnan Buyung Azis, mempertanyakan tidak adanya bukti asli yang dikantongi polisi. Menurut Adnan, hal itu dapat menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa di balik perkara tersebut. Adnan mengatakan penyidik patut memiliki bukti asli agar dapat disandingkan dengan bukti salinan. “Peluang adanya rekayasa kartu keluarga bisa saja dilakukan,” ujar dia.

Penyidik menyertakan sejumlah dokumen kependudukan dan imigrasi sebagai barang bukti. Di antaranya, salinan kartu keluarga Abraham dan Feriyani, salinan surat keterangan pengurusan imigrasi milik Feriyani, KTP, dan paspor asli Feriyani. Penyidik juga menyita foto kebersamaan Abraham dengan Feriyani. “Foto dengan perkara itu sama sekali tidak berhubungan,” ujar Adnan.

Adnan menuding penyidik telah mendapat intervensi dari petinggi Polri dalam pengusutan kasus Abraham. Menurut dia, hal itu terlihat dengan adanya tarik-ulur saat proses penangguhan penahanan. “Ini sudah direncanakan dengan skenario yang rapi,” kata dia.

Adnan mengatakan tidak mengetahui pimpinan Polri yang diduga mengintervensi kasus itu. Menjelang penahanan Abraham, kata Adnan, ada dua perintah berbeda dari Mabes Polri. Menurut dia, sikap penyidik selalu berubah-ubah. Sebelum pemeriksaan dilakukan, penyidik menyebut tidak merencanakan penahanan. 

Namun setelah pemeriksaan, penyidik menyodorkan surat perintah penahanan yang membuat tim kuasa hukum kaget. "Kata penyidik, itu perintah atasan, tapi tak disebutkan siapa," ujar Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sulawesi Selatan itu.

Bambang Widjojanto 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif, Bambang Widjojanto, setelah menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, pada Kamis 23 April 2015. ia bermasalah setelah dengan sangkaan  terlibat mengarahkan saksi palsu pada sengketa Pilkada Bupati Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi tahun 2010 silam saat bambang menjadi pengacara salah satu calon kepala daerah. 



Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016