Banda Aceh | acehtraffic.com - Warga Kota Banda Aceh kini dipimpin oleh Walikota Illiza Sa'aduddin Djamal yang baru -baru ini meraih penghargaan WTP ke-tujuh kalinya dan berbicara soal Smart City Summit pada ajang Asia Afrika. Namun walaupun sudah kesan spektakuler, tapi warga kota itu terkesan malas berbangga karena air untuk kebutuhan sering macet.
Kondisi itu terlihat keluhan warga baik melalui surat terbuka yang dikirim ke media terkait keluhan usaha yang mengandalkan air PDAM sebagai bahan baku utama, begitu juga amukan warga dengan melampiaskan kekesalannya lewat status sosial media, karena kran dirumah mereka saat dibuka keluar angin bukan air.
Bahkan ada pengguna Facebook yang mempertanyakan apakah begitu model kota madani yang selalu macet pasokan air ? "Model kota Madani, ka mate ie lom..."
Terkait dengan kondisi krisis air di Kota Banda Aceh ini patut diduga akibat ketidakberdayaan pemerintah dalam mengelalola PDAM Tirta Daroy untuk mengaliri air ke pipa yang telah dipasang ke seluruh pemukiman warga.
Maka jika masalah ini terus berlanjut, maka bukan lagi penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) yang harus diterima Walikota. " Tapi walikota juga harus diberikan penghargaan. "Inovasi Kota Pasokan Air Macet, " Kata Maun kartunis di acehtraffic.com | AT | RD|


0 komentar:
Posting Komentar