News Update :

Menteri Sosial Tak Setuju Tempat ‘Jajanan Lelaki Prilaku Khususan, Dibangun

Sabtu, 25 April 2015


Jakarta | acehtraffic.com-  Ini adalah berita buruk bagi lelaki yang berprilaku khususan dan perempuan yang berfrofesi ‘cinta sekejap’. Menteri sosial Khofifah Indar Parawansa menolak rencana pembukaan tempat jajanan kelamin. 

Karena menurutnya pembukaan lapak kelamin tersebut akan terjadi praktik perbudakan, eksploitasi seksual, eksplorasi ekonomi, perdagangan manusia serta berbagai tindak kejahatan lainnya.
“Prostitusi bukan masalah ekonomi semata, tapi terkait gaya hidup yang memaksa sesorang untuk memenuhi keinginan bukan kebutuhan hidupnya,” kata Khofifah kemarin di Jakarta sebagai mana dikutip dari laman CNN Indonesia. 


Dalam prostitusi menurutnya terdapat kumpulan berbagai masalah. Ia mencotohkan adanya
Sebagai sebuah kejahatan, prostitusi, kata Khofifah harus didekati dari berbagai sisi. Namun masalahnya, ada ada sebuah upaya beberapa pihak yang berharap prostitusi untuk tidak dianggap sebagai sebuah kejahatan. "Tentu saja hal ini berbahaya,” ujarnya.


“Jika ada pihak yang berkeinginan untuk membuat lokalisasi prostitusi, berarti langkah mundur dan mendukung perbudakan, tindak kriminalitas, serta perdagangan manusia, ” kata Khofifah.
Terkait praktik prostitusi yang merambah melalui dunia maya, Khofifah menilai peran lingkungan bisa menjadi daya rekat untuk mengontrol warga, sekaligus menghadirkan sanksi sosial agar bisa lebih efektif.

Selain itu juga dibutuhkan pendidikan karakter, termasuk bagi para siswa di sekolah agar jangan sampai bisnis prostitusi membawa dampak negatif terhadap karakter bangsa, "Silakan bisnis tapi tidak usah mengganggu karakter anak bangsa, ” kata Khofifah. | AT | I|
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016