News Update :

Gerindra: Jokowi-Prabowo Bersua Patut Dicontoh, Jangan Seperti SBY dan Mega

Sabtu, 18 Oktober 2014

Jakarta | acehtraffic.com - Ketua DPP Partai Gerindra Arif Poyuono menilai pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah sebuah langkah positif. Hal tersebut patut diteladani tidak seperti SBY yang dibesarkan oleh Megawati Soekarnoputri tetapi enggan menemui Mega hingga saat ini.

"Tidak seperti SBY yang dibesarkan oleh Megawati tapi tidak mau mendatangi Mega pada saat pelantikannya tahun 2004. Dan kami juga berharap hubungan antara ibu Mega dan Prabowo juga makin kondusif agar dapat sama sama membangun negara yang sudah hampir hancur sejak dipimpin SBY," ujar Arif dalam pernyataannya kepada Tribunnews.com, Jumat(17/10/2014).

Arif mengatakan, datangnya Jokowi ke Prabowo sebelum dilantik menjadi presiden adalah bentuk penghormatan yang besar bagi Gerindra dan Prabowo. Apa yang dilakukan oleh Jokowi lanjut Arif, menunjukkan bahwa Joko Widodo adalah orang yang sangat menghormati Prabowo.

"Joko Widodo punya sifat yang lebih baik dan tahu diri dibandingkan Ahok yang kurang mengerti adat ketimuran. Ya semoga Jokowi bisa benar benar menjalankan amanat rakyat dan program Trisaktinya untuk kemajuan bangsa," ujar Arif.
Ke depan kata Arif, Joko Widodo juga harus berani menindak tegas para koruptor dan mafia migas yang banyak merugikan negara selama pemerintahan SBY.

"Mari kita lupakan masalah selama pilpres dan kita move on untuk bersama sama mendukung pemerintahan Jokowi- JK dan terus mengkritisi dan menolak setiap program pemerintah dan kebijakan Jokowi- JK yang pro neolib dan merugikan kepentingan rakyat," ujarnya. | Tribunnews.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016