News Update :

Aktivis Kecewa, Visi Misi Prabowo-Hatta Anggap Perempuan Rentang Kejahatan & Kekerasan

Minggu, 01 Juni 2014

Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa saat acara pengundian dan penetapan nomor urut untuk pemilihan presiden Juli mendatang di kantor KPU, Jakarta Pusat, 1 Juni 2014. Pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan nomor urut satu sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla nomor urut dua
Jakarta | acehtraffic.com - Aktivis perempuan, Ita Fatia Nadia, mengaku kecewa saat membaca visi dan misi yg disusun pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Dia menemukan, pasangan itu menganggap perempuan bagian dari kaum rentan kejahatan dan tindak kekerasan.

"Perempuan dianggap harus dilindungi secara efektif dan masuk kelompok rentan dan marjinal, bukan subjek yang punya kemandirian. Disamakan dengan masalah pemuda dan masalah sosial," kata Ita dalam diskusi di Jakarta, Minggu 1 Mei 2014.

Ita pun menyesalkan isu perempuan tidak ditempatkan dalam kategori khusus. Dalam visi misi tersebut, perlindungan terhadap perempuan dan anak berada dalam kategori upaya meningkatkan kualitas pembangunan. "Masa isu perempuan dimasukkan kategori sosial, agama, dan olahraga? Bukannya jadi elemen penting dalam proses pembangunan," katanya.

Menurut Ita, visi-misi tersebut tidak menujukkan perempuan sebagai sosok yang mandiri dan berdaulat. Dengan pemikiran seperti itu, lanjut dia, perempuan akan mudah menjadi objek kekerasan. "Saya sangat prihatin karena nanti perempuan akan jadi bagian pembangunan dan politik maskulinitas yang sangat kental di sini," ujarnya. | Kompas |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016